Pemda Ende Diingatkan Tidak Rekrut Honorer

pemerintah untuk segera menghentikan perekrutan tenaga honorer baru karena hanya akan membebani anggaran daerah.

Pemda Ende Diingatkan Tidak Rekrut Honorer
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Fransiskus Taso 

Pemda Ende Diingatkan Tidak Rekrut Honorer

POS-KUPANG.COM|ENDE---Pemda Ende diingatkan untuk tidak lagi merekrut tenaga honorer pasalnya keberadaan tenaga honorer baru tersebut membebani keuangan daerah karena harus membayar honorer mereka sementara keberadaan keuangan daerah terbatas.

Ketua DPRD Kabupaten Ende, Fransiskus Taso mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Senin (11/11/2019) di Ende.

Pria yang akrab dipanggil Fery Taso mengatakan dalam pantuan dirinya terlihat bahwa jumlah tenaga honorer di Kabupaten Ende sangat banyak yang tersebar di dinas dan badan ataupun bagian dalam lingkup Pemkab Ende juga di Sektariat DPRD Ende serta Sat Pol PP Setda Ende.

“Jumlahnya saya tidak tahu persis namun yang terlihat bahwa cukup banyak. Saya mau tanya mereka direkrut untuk kepentingan apa dan siapa yang merekrut mereka,”kata Fery Taso.

Menurut Fery Taso dengan tenaga honorer yang banyak tersebut berimbas pada anggaran karena bagaimanapun pemerintah harus membayar gaji mereka.

Oleh karena itu pihaknya mengharapkan kepada pemerintah untuk segera menghentikan perekrutan tenaga honorer baru karena hanya akan membebani anggaran daerah.

Bahkan menurut Fery Taso pihaknya meminta kepada pemerintah untuk mengambil langkah tegas untuk memberhentikan tenaga honorer yang baru direkrut atau yang bekerja dibawah 5 tahun.

“Ini di Sekwan DPRD Ende tenaga honorer sangat banyak untuk mereka yang dibawah 5 tahun sebaiknya dihentikan tidak peduli dia keluarga siapa,” kata Fery Taso.

Begitupun di Sat Pol PP Setda Ende, tenaga honorer juga cukup banyak.

Fery Taso mengatakan bahwa semestinya Pemda Ende tahu bahwa pemerintah pusat telah melarang untuk merekrut tenaga honorer namun demikian anehnya kok masih ada saja ada tenaga honorer yang direkrut.

Fery Taso mengatakan bahwa terkait dengan tenaga honorer dirinya juga telah meminta langsung kepada Sekda Kabupaten Ende, Dr dr Agustinus G Ngasu,M.Kes pada saat penyampaian nota keuangan atas Ranperda tentang APBD Kabupaten Ende Tahun Anggaran 2020.

Ini Rincian Kebutuhan Formasi Guru Dalam Testing CPNS di Mabar Kali ini

Alami Krisis Pemain, Pelatih Persib Robert Siapkan Dua Opsi Strategi Hadapi Arema, Apa Saja?

Oleh karena itu pihaknya berharap agar Sekda Ende untuk memperhatikan himbuan tersebut.

“Tenaga honorer yang baru-baru tersebut sebaiknya dihentikan karena hanya membebani keuangan daerah,”kata Fery Taso. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved