Ini Rincian Kebutuhan Formasi Guru Dalam Testing CPNS di Mabar Kali ini

Dalam testing CPNS kali ini di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), khusus untuk formasi tenaga pendidik dibutuhkan 76 orang.

Ini Rincian Kebutuhan Formasi Guru Dalam Testing CPNS di Mabar Kali ini
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Ruangan testing CPNS di Mabar tahun 2018 lalu di SMKN 1 Labuan Bajo. 

Ini Rincian Kebutuhan Formasi Guru Dalam Testing CPNS di Mabar Kali ini

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO---Dalam testing CPNS kali ini di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), khusus untuk formasi tenaga pendidik dibutuhkan 76 orang.

Formasi 76 orang guru yang dibutuhkan itu rinciannya, yakni guru Agama Katolik untuk SD butuh 3 orang.
Selanjutnya, guru Bahasa Indonesia untuk SMP 7 orang, guru Bahasa Inggris untuk SMP dan Satap sebanyak 4 orang.

Selain itu, guru Bimbingan Konseling untuk SMP butuh 1 orang, guru IPA untuk SMP 6 orang, guru IPS SMP butuh 3 orang, guru kelas untuk SD 39 orang, guru Matematika untuk SMP 9 orang, guru Penjas untuk SD 3 orang dan guru PPKn untuk SMP 1 orang.

Sebelumnya diberitakan, testing CPNS di Kabupaten Mabar kali ini, lebih banyak membutuhkan tenaga pendidik.
Dari total kuota 154 orang yang dibutuhkan, tenaga pendidiknya sebanyak 76 orang.

Selain itu untuk kebutuhan tenaga kesehatan sebanyak 59 orang dan tenaga teknis hanya 19 orang.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Mabar, Sebastianus Wantung, menyampaikan bahwa kepastian rincian formasi yang dibutuhkan akan diumumkan pada tanggal 11 November 2019.

"Pengumuman akan dilakukan pada tanggal 11 November 2019. Itu merupakan jadwal dari Kemenpan. Nanti kami di kabupaten akan membentuk panitia sebelum pengumuman. Sedangkan pendaftaran dilakukan secara online," kata Sebastianus saat dikonfirmasi POS--KUPANG.COM, Kamis (31/10/2019).

Alami Krisis Pemain, Pelatih Persib Robert Siapkan Dua Opsi Strategi Hadapi Arema, Apa Saja?

Kisah Memiluhkan Pengantin Baru, Cinta Jarak Jauh Berujung Duka, Baru Bertemu 3 Kali

Ditambahkannya, pengumuman dilakukan selama satu minggu sedangkan pendaftaran selama dua minggu.
"Persiapan teknis sudah mulai kami lakukan, termasuk lokasi testing di SMKN 1 Labuan Bajo," kata Sebastianus. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus).

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved