Camat Kupang Timur Akui Beberapa Desa Belum Masukan LKPJ Pengelolaan Dana Desa

terkait dengan LKPJ ini, selaku pimpinan kecamatan berulang kali memberikan peringatan kepada para kepala desa.

Camat Kupang Timur Akui Beberapa Desa Belum Masukan LKPJ Pengelolaan Dana Desa
POS KUPANG/EDY HAYONG
Camat Kupang Timur, Selfie Irianne, S.H, M.Hum. 

 
Camat Kupang Timur Akui Beberapa Desa Belum Masukan LKPJ Pengelolaan Dana Desa

POS-KUPANG.COM I OELAMASI--Camat Kupang Timur, Selfie Irianne, S.H, M.Hum, mengakui masih ada desa di kecamatan ini yang belum memasukan LKPJ pengelolaan dana desa tahap I dan II tahun 2019.

Desa yang sudah memasukan yakni Manusak, Oelatimo,  Nunkurus, sementara yang lain sedang dalam proses dan diharapkan sebelum akhir Nopember 2019 sudah dibereskan sehingga tidak menghambat proses pencairan tahap berikutnya.

Selfie Irianne ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/11/2019) menjelaskan, terkait dengan LKPJ ini, selaku pimpinan kecamatan berulang kali memberikan peringatan kepada para kepala desa.

Pada momen kegiatan rakor lintas instansi yang juga dihadiri para kepala desa, dirinya menyampaikan agar LKPJ wajib disampaikan agar tidak membebani pencairan selanjutnya.

"Ada beberapa desa memang sudah masukan seperti Manusak, Oelatimo,  Nunkurus. Ada yang sedang dalam proses seperti Desa Oesao, Tanah Putih, Tuapukan. Khusus Oefafi sampai sekarang belum ada informasi. Padahal kita minta untuk diverifikasi di kecamatan," ujarnya.

Menurut Selfie Irianne, dari konfirmasi tim kecamatan bahwa kendala utamanya ada pada administrasi walaupun fisik sudah selesai dilakukan. Dirinya berharap sebelum akhir Nopember total 8 desa yang ada sudah menyelesaikan LKPJ mereka.

"Kalau di Desa Tanah Putih kendalanya kini tengah ditangani Dinas PMD. Nanti pada rakor tanggal 13 Nopember saya akan tekankan kembali agar kades tertib administrasi. Kita sering ingatkan kalau ditemukan kendala maka silahkan konsultasi. Apalagi pak Wabup sudah wanti-wanti dan ini saya harapkan para kades bisa perhatikan," pesan Selfie.

Sebelumnya diberitakan, dari total 160 desa di Kabupaten Kupang, baru  31 desa yang sudah memasukkan LKPJ pengelolaan dana desa. Terhadap desa-desa lainnya yang belum memasukan, agar sadar dan memasukkan LKPJ secepatnya.

Apabila kadesnya "bandel" untuk memasukan  LKPJ dana desa maka Kepala Dinas PMD Kabupaten Kupang, diingatkan untuk menahan  dana desanya untuk tidak dicairkan.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kupang,  Jerry Manafe saat membuka Workshop Evaluasi Implementasi Sistem Tatakelola Keuangan Desa Dengan Aplikasi Siskeuedes Versi 2.0.2 bersama DPD-RI,BPKP, POLRI, dan DPMD Provinsi NTT di Kupang belum lama ini.

"Dari 160 desa di Kabupaten Kupang, baru 31 desa yang sudah memasukkan LKPJ dana desa. Saya berharap agar selain dari 31 desa yang sudah memasukan agar sadar dan segera masukan," pinta Jerry.

Ditegaskannya bahwa bagi desa- desa yang tidak memasukkan LKPJ, kepada Kadis PMD Kabupaten Kupang diingatkan untuk menahan pencairan dana desa tahap berikutnya.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved