PT Garam dan Undana Teken MoU Kembangkan Garam, Kualitas Garam NTT Bisa Saingi Australia

PT Garam (persero) dan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang teken Memorandum of Understanding (MoU) terkait pengembangan garam di provinsi Nusa Te

PT Garam dan Undana Teken MoU Kembangkan Garam, Kualitas Garam NTT Bisa Saingi Australia
Pos kupang.com/laus markus goti
pose bersama di aula lantai III gedung Rektorat Undana Kupang, Jumat kemarin 

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - PT Garam (persero) dan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang teken Memorandum of Understanding (MoU) terkait pengembangan garam di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Nota kesepahaman (MoU) nomor 42/KS/GRM/XI/2019 dan nomor 101/UN15.1/KL/2019 ditandatangan Budi Sasongko selaku direktur utama PT Garam dan Prof Frederik Benu sebagai rektor Universitas Nusa Cendana Kupang.

Penandatangan MoU itu dilakukan seusai kuliah umum tentang "Pegaraman Nasional dan Prospek Bisnis Garam ke Depan" yang berlangsung di aula lantai III gedung Rektorat Undana Kupang, Jumat, (8/11/2019).

Hadir Direktur Utama PT Garam, Budi Sasongko, Direktur Pengembangan, Edward Hariandja, Asisten deputi bidang usaha industri argo dan farmasi kementerian BUMN, Agus Suharyono, Kepala divisi pemasaran PT Garam, Widhy Hartono, Perwakilan distributor harapan sehat Indonesia, Hadi Wiyono.

Rektor Undana Prof Frederik Benu, Wakil bidang kerjasama Undana, Wayan Mudita PhD, Peneliti Garam Undana Dr Christian Liufeto dan Kepala PT Garam cabang Bipolo, Agung Triwasono.

Direktur Utama PT Garam, Budi Sasongko saat diwawancarai POS-KUPANG.COM, menjelaskan, PT Garam dan Undana Kupang sepakat melakukan kerjasama terkait penelitian, pengembangan dan penerapaan teknologi industri garam serta pemanfaatan potensi sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak dengan berlandaskan asas kesetaraan, itikad baik, prinsip kemitraan dan saling menguntungkan.

Menurut Budi, kerjasama PT Garam dan Undana Kupang tetap mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menteri P3A Pantau Pemanfaatan Rumah PATBM di Kota Kupang

"Hal-hal yang menyangkut tindak lanjut kesepakatan kerjasama ini akan diatur lebih lanjut melalui perjanjian kerjasama tersendiri yang merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari MoU. MoU ini merupakan dokumen yang bersifat umum dan tidak mengikat bagi para pihak sehingga tidak memiliki kekuatan hukum memaksa bagi para pihak." ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved