Siswa SMK Kristen Fautmolo Kabupaten TTS Pentaskan Tari Perang Maekat

Sebanyak 8 siswa SMK Kristen Fautmolo Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mementaskan tari Perang Maekat

Siswa SMK Kristen Fautmolo Kabupaten TTS Pentaskan Tari Perang Maekat
POS KUPANG/GECIO VIANA
Siswa SMK Kristen Fautmolo TTS saat menampilkan tari Perang Maekat di Aula Kantor DPD RI Perwakilan NTT Jln Polisi Militer Kota Kupang, Sabtu (9/11/2019). 

"Ini baru pertama kali main (pentas) di tingkat provinsi, kami tentunya bangga lah. Walaupun sedikit gugup karena baru pertama kali, tapi dengan semangat kami dapat main dengan baik," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Romo Cornelis Usboko dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 30 SMA/SMK Swasta se-NTT.

Dari 30 sekolah tersebut, terdapat satu sekolah negeri yakni SMAN 3 Kupang yang turut berpartisipasi.

Pihaknya pun menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak sehingga gelaran festival di tahun yang kedua itu dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Terdapat berbagai item kegiatan yang telah dilaksanakan dalam festival yang mengangkat tema 'Pendidikan Swasta NTT Mendukung Pembangunan Pariwisata Sebagai Prime Mover Pembangunan Ekonomi NTT'.

Item kegiatan yang telah dilaksanakan yakni seminar pendidikan swasta, lomba cerdas cermat bahasa Inggris, lomba pidato bahasa Indonesia bertema pariwisata, lomba tarian daerah NTT dan lomba solo lagu nasional serta lagu daerah.

Kegiatan tersebut, kata Romo Cornelis Usboko dapat terlaksana dengan baik berkat kerja kolektif badan pengurus BMPS NTT dan panitia pelaksana di mana untuk menghimpun SMA/SMK swasta untuk menyadari panggilan bahwa sekolah swasta yang tersebar di NTT hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara.

"Seluruh sekolah swasta baik yang berada di kota maupun di kampung-kampung tetap hadir untuk menjadi terang bagi masyarakat, membawa sukacita, membawa nilai yang baik dan benar yaitu pendidikan, walaupun dengan keterbatasan akan tetapi tetap membawa berkat," ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut dirasa minim partisipasi dari banyak sekolah lainnya sebab, lanjut Romo Cornelis Usboko, terdapat sebanyak 350 sekolah swasta yang terdata namun hanya 30 sekolah yang berpartisipasi.

"Tahun depan kita buat lagi lebih baik," katanya.

Ini Kronologi Pelajar di Mbay Tabrak Mobil yang Sedang Parkir

Bibir Luka, Napi Narkoba Tewas Tergantung di Sel Lapas Karangasem, Bunuh Diri Atau Dibunuh?

Kegiatan diakhiri dengan pembacaan para pemenang dalam setiap lomba yang dibacakan langsung oleh Romo Cornelis Usboko.

Hadir pula dalam kesempatan itu, Ketua BMPS NTT, Winston Neil Rondo, Anggota DPD RI Provinsi NTT, Hilda Manafe, para guru, para kepala sekolah, pendamping dan ratusan siswa.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved