Peneliti dari BB Padi Sukamadi Ajak Petani NTT Tanam Padi Inpari IR Nutri Zinc

Peneliti dari Balai Besar (BB) Padi di Sukamandi, Jawa Barat, Dr. Untung Susanto, mengajak petani NTT menanam padi varietas

Peneliti dari BB Padi Sukamadi Ajak Petani NTT Tanam Padi Inpari IR Nutri Zinc
POS KUPANG/EDY HAYONG
Peneliti dari BB Padi Sukamadi Ajak Petani NTT Tanam Padi Inpari IR Nutri Zinc, Sabtu (9/11/2019) 

Peneliti dari BB Padi Sukamadi Ajak Petani NTT Tanam Padi Inpari IR Nutri Zinc

POS-KUPANG.COM I OELAMASI--Peneliti dari Balai Besar (BB) Padi di Sukamandi, Jawa Barat, Dr. Untung Susanto, mengajak petani NTT menanam padi varietas baru Inpari IR Nutri Zinc.

Pasalnya, padi varietas unggul baru ini telah ditetapkan melalui SK Menteri Pertanian nomor : 168/HK.540/C/01/2019.

Varietas ini memiliki keunggulan antara lain, rata-rata kandungan Zn 29,54 ppm atau sekitar 23 persen lebih tinggi daripada Ciherang. Potensi hasil : 9,98 ton/hektar, umur 115 hari setelah semai termasuk tahan hawar daun bakteri strain III.

Untung Susanto yang juga Peneliti Pemulia Padi Inpari IR Nutri Zinc kepada Wartawan di sela-sela kegiatan panen padi dan jagung Lamuru di Oesao belum lama in menjelaskan, Varietas ini baru dilepas oleh Badan Litbang Pertanian.

Dimana  keunggulan utamanya adalah kandungan nutrisi zinc di dalam berasnya, secara alami sudah mengandung zinc yang lebih tinggi dari varietas-varietas lainnya.

Dari penelitian yang ada, jelas Untung, sekitar 20-25 persen atau sekitar seperempat lebih tinggi dari pada varietas yang lain terutama unsur zinc. Hal ini sangat penting untuk kesehatan karena banyak sekali fungsinya.

"Hasil penelitian menunjukan  ada sekitar 300 enzim di dalam tubuh kita yang menggunakan zinc ini. Varietas padi baru ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh, kecerdasan, kemampuan motorik," ujar Untung.

Dikatakannya, apabila sampai kekurangan zinc, bisa mengalami resiko seperti, pertumbuhannya tidak maksimal, mengalami kekerdilan atau  stunting.

"Kami dari Badan Litbang Pertanian melihat momen panen padi varietas ini sangat pas. Saya ajak petani di NTT untuk  pilih  varietas padi dengan kandungan zinc. Ini sejalan  dengan program pemerintah pusat untuk mengurangi resiko stunting," pinta Untung.

Untung menambahkan,  kelebihan jika menggunakan varietas padi Inpari IR Nutri Zinc yakni sekali digunakan varietasnya maka itu akan dipanen dan benihnya bisa ditanam lagi dan berkelanjutan.

"Dari BB Padi  sudah memproduksi kelas benih yang paling tinggi ada PS, NS sampai SS dan itu sudah tersedia.Harapannya, mudah-mudahan bisa berkembang ke seluruh Indonesia.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada kelompok tani di Oesao yang sudah menanam varietas ini, juga kepada BPTP dan dari Dinas pertanian yang telah memberikan pendampingan.

"Jadi khusus di NTT, kelompok tani di Oesao termasuk yang pertama menanam jenis varietas ini. Di Aceh juga baru ditanam dan sudah panen. Selain itu di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Banten juga sudah mulai menanam Varietas ini. Dan saya berharap di NTT bisa berkembang,"  harap Untung.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved