Menjelang Musim Hujan, Bupati Kamelus Keluarkan Instruksi Bagi Camat & Lurah di Langke Rembong

pihak kelurahan membersihkan drainase atau saluran air yang ada pada masing-masing kelurahan sepanjang 300 meter setiap pekan.

Menjelang Musim Hujan, Bupati Kamelus Keluarkan Instruksi Bagi Camat & Lurah di Langke Rembong
POS KUPANG/ISTIMEWA
Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H (topi kuning) sedang membersihkan drainase di Kota Ruteng yang tersumbat karena sampah. 

Menjelang Musim Hujan, Bupati Kamelus Keluarkan Instruksi Bagi Camat & Lurah di Langke Rembong

POS-KUPANG|COM|RUTENG--Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H mengeluarkan instruksi bagi Camat dan Lurah di Kecamatan Langke Rembong, Manggarai guna memperhatikan kebersihan Kota Ruteng di musim hujan.

Bupati Kamelus meminta agar pihak kelurahan membersihkan drainase atau saluran air yang ada pada masing-masing kelurahan sepanjang 300 meter setiap pekan.

Demikian Bupati Kamelus kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Sabtu (9/11/2019) siang.

Bupati Kamelus menegaskan, dirinya telah menyampaikan instruksi menjaga kebersihan kepada camat dan lurah di Langke Rembong saat melakukan rapat kerja bersama Camat Langke Rembong dan seluruh perangkat kecamatan serta para Lurah dan staf kelurahan se-Kecamatan Langke Rembong yang dilaksanakan di Aula VIP Kantor Bupati Manggarai, Senin (4/11/2019).

Menurut Bupati Kamelus, tersumbatnya drainase yang ada di dalam Kota Ruteng disebabkan oleh banyaknya sampah yang ada di dalam saluran air.

Kondisi ini menyebabkan air hujan meluap ke badan jalan yang dapat merusak permukaan badan jalan tersebut. Oleh karena itu, setiap kelurahan wajib menentukan tempat kerja bersama yang melibatkan masyarakat setempat untuk membersihkan saluran air yang tersumbat.

“Minggu-minggu pertama bulan November ini setiap Kelurahan wajib untuk menentukan dimana tempat kerja bakti minggu itu, untuk dibersihkan got-nya minimal 300 meter. Tiga ratus meter cukup segitu saja satu minggu, minimal, ya tiap minggu. Bersihkan saluran airnya, kasih keluar semua dia punya kotoran-kotoran, supaya lancar airnya,” kata Bupati Kamelus.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kamelus juga berharap dengan dilaksanakannya terobosan ini akan membangkitkan kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya sekaligus membangun partisipasi warga masyarakat menjaga kebersihan kota.

“Kedua, yang kita mau bangun sekarang itu adalah kesadaran dan partisipasi warga,” ujar
Bupati Kamelus.

Halaman
12
Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved