TRIBUN WIKI

TRIBUN WIKI : Panitia Sidang Raya PGI Ke-XVII di Waingapu Buka Pameran Ekonomi Kreatif

Ferderika Mbitukai juga mengatakan dalam stand pameran mereka menjual kaim tenun dari harga Rp 500 ribu-Rp 5 juta.

TRIBUN WIKI : Panitia Sidang Raya PGI Ke-XVII di Waingapu Buka Pameran Ekonomi Kreatif
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Stand Pameran Ekonomi Kreatif Sidang Raya PGI ke-XVII. 

TRIBUN WIKI : Panitia Sidang Raya PGI Ke-XVII di Waingapu Buka Pameran Ekonomi Kreatif

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Panitia Sidang Raya Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) ke-XVII membuka stand Pameran Ekonomi Kreatif bagi para masyarakat/jemaat selama berlangsungnya Sidang Raya tersebut mulai dari hari ini, 7-13 November 2019.

Dibukanya pameran ekonomi kreatif itu untuk mempromosikan hasil kerajinan berupa tenun ikat serta asesioris lokal Sumba.

Ketua 1 BPMS sekaligus ketua BPMJ GKS Payeti, Pdt.Yuliana Ata Ambu, menyampaikan itu kepada POS-KUPANG. COM, Kamis (7/11/2019).

Pdt. Yuliana mengatakan, selain itu dibukanya pameran kreatif ini juga memberikan kesempatan bagi masyarat atau jemaat untuk dapat menjual hasil kerajinannya demi meningkatkan pendapatan ekonomi selama berlangsungnya sidang raya tersebut.

Pdt. Yuliana, mengatakan, sekitar 75 stand pameram yang disiapkan panitia. Di setiap pameran dipajangkan kain-kain tenun ikat Sumba dengan motif yang berbeda-beda dan juga asesioris-asesioris lokal Sumba Timur dengan harga berfariasi tergantung kualitas bahan.

Salah satu peserta pameran, Umbu Pekambani (58) kepada POS-KUPANG.COM di lokasi pameran, Kamis (7/11/2019) menyampaikan terima kasih kepada panitia Sidang Raya yang telah memberikan kesempatan bagi mereka untuk membuka pameran itu.

Menurutnya, dengan dibukanya pameran itu dapat mempromosikan hasil kerajinan lokal seperti kain tenun dan Asesioris lainya. Selain itu juga dapat menambah penghasilan ekonomi mereka.

"Kita mendukung sidang raya ini. Saya jual kain tenun Kombu dan kain Kawuru serta asesioris lokal. Untuk kain saya jual dari harga Rp 500 ribu-Rp 15 juta ini sesuai dengan kualitas kain,"ungkap Pekambani.

Peserta lainya, Elisabeth Maramba (31) dan Ferderika Mbitukai (50) juga menyampaikan hal yang sama.

Ferderika Mbitukai juga mengatakan dalam stand pameran mereka menjual kaim tenun dari harga Rp 500 ribu-Rp 5 juta.

Sosok Dewi Tanjung, Politisi PDIP Yang Laporkan Penyidik KPK Novel Baswedan Rekayasa Kasus Air Keras

Persib Bandung Tren Positif Dekati 5 Besar Klasemen Liga 1 2019 Usai Taklukkan PSIS 2-1,Info

Selain itu juga ia menjual asesioris lokal seperti kara, hada, pula (anting), mamuli, anahida, kanatan dan sejumlah asesioris lainya. (Stand Pameran Ekonomi Kreatif Sidang Raya PGI ke-XVII.)(Laporan Reporter PS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved