Renungan Harian Kristen Protestan

Renungan Harian Kristen Kamis 7 November 2019 ''Double Suffering: Korban Dijadikan Korban''

Renungan Harian Kristen Kamis 7 November 2019 ''Double Suffering: Korban Dijadikan Korban''

Renungan Harian Kristen Kamis 7 November 2019 ''Double Suffering: Korban Dijadikan Korban''
istimewa
Renungan Harian Kristen Kamis 7 November 2019 ''Double Suffering: Korban Dijadikan Korban'' 

Renungan Harian Kristen Protestan

Kamis 8 November 2019

Oleh Pdt. Dr. Mesakh A.P. Dethan, MTh, MA

''Double Suffering: Korban Dijadikan Korban''

Rasa tidak adil dan tidak berperi kemanusiaan ketika para korban perkosaan diolok-olok dan dibully.

Mereka telah menjadi korban kekerasan seksual atau pelecehan seksual, tetapi bukannya pembelaan yang mereka dapat justru kata-kata hinaan dan bullyan yang mereka terima bertubi-tubi.

Para korban yang sudah menderita secara fisik akan lagi menderita secara psikologis karena makian, cemohan dan olok-olok itu.

Mereka akan mengalami stress, depresi dan akibat yang paling parah adalah mendorong kepada tindakan bunuh diri.

Adalah Rehtaeh Parsons salah satu contoh dari kisah pilu korban perkosaan yang akhirnya bunuh diri karena tidak tahan dibully oleh teman-temannya (lihat https://www.liputan6.com/ global/read/558034/malah-di-bully-teman-korban-pemerkosaan-bunuh-diri).

Cerita pilu lain tentang ada seorang mahasiswi yang diperkosa di bandung oleh seorang pria yang baru dikenalnya lewat aplikasi Tinder, bukannya ia mendapat simpati ketika ia telah diperlakukan tidak senonoh, akan tetapi ia justru semakin  dibully secara masiv oleh teman-temannya dan masyarakat sekitar yang mengenalnya. 

Halaman
123
Editor: maria anitoda
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved