News

Percantik Wajah Pantai Wisata Sulamanda, Ini yang Dilakukan Mahasiswa KKN Undana Kupang

Di kawasan Sulamanda dijual pangan lokal dari marungga (kelor). Ada stik marungga, coklat marungga dan parfum marungga.

Percantik Wajah Pantai Wisata Sulamanda, Ini yang Dilakukan Mahasiswa  KKN Undana Kupang
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Kades Mata Air, Beni Kanuk bersama mahasiswa Undana sedang menata kawasan Pantai Sulamanda, Sabtu (2/11/2019) 

Ini merupakan peluang yang perlu ditangkap oleh pemerintah desa yang memiliki aset pariwisata seperti Desa Mata Air di Pantai Sulamanda.

Kepala Desa Mata Air, Benyamin Kanuk, mengatakan, pengembangan Pantai Wisata Sulamanda adalah sebagai bentuk peningkatan taraf ekonomi masyarakat Desa Mata Air.

View yang ditawarkan bagi para pengunjung, kata Benyamin, adalah view pantai dengan panjang pantai seluas 3. 700 meter.

Selain itu terdapat view yang unik yakni di seberang laut dari Pantai Sulamanda dapat melihat Gunung Fatule'u dan ujung barat hamparan luas Pulau Sulamu.

"Sepanjang jalan masuk menuju Pantai Sulamanda disuguhkan pemandangan hamparan areal persawahan seluas 3.500 hektar, kemudian pinggir-pinggir pantai juga dihiasi dengan pohon bakau," jelasnya.

Benyamin berobsesi agar ekonomi masyarakat di Desa Mata Air dari waktu ke waktu bisa meningkat. Pola pembangunan kawasan wisata ini mengunakan dana desa.

"Saya tidak berikan uang kepada masyarakat tetapi saya kembangkan fasilitas pantai guna dapat menghimpun masyarakat berjualan di dalam sebagai pemberdayaan sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat," tegas Benyamin.

Dia berterima kasih kepada mahasiswa KKN Undana membuat spot selfie di Pantai Sulamanda. Dengan begini menjadi daya tarik pengunjung agar tetap ingat kawasan Sulamanda.

Benyamin mengakui saat ini di kawasan Sulamanda dijual pangan lokal dari marungga (kelor). Ada stik marungga, coklat marungga dan parfum marungga.

Selain itu, ada jagung bose dan buah-buahan segar seperti mangga kelapa muda dan buah-buahan beraneka jenis. *

document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Edy Hayong
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved