BERBAHAYA! Bahan Bangunan dari Asbes Ternyata Memicu Kanker, Sriyono: Saya Kesulitan Bernafas

Atap rumah Anda terbuat dari asbes? Jangan senang dulu. Ternyata bahan asbes bisa memicu kanker.

BERBAHAYA! Bahan Bangunan dari Asbes Ternyata Memicu Kanker, Sriyono: Saya Kesulitan Bernafas
ABC News Indonesia
Sekitar 10 persen rumah di Indonesia menggunakan atap berbahan asbes penyebab kanker. Tapi di Jakarta angkanya sekitar 54 persen. 

Berbahaya! Bahan Bangunan dari Asbes Ternyata Memicu Kanker, Sriyono: Saya Kesulitan Bernafas

POS-KUPANG.COM - Atap rumah Anda terbuat dari asbes? Jangan senang dulu. Ternyata bahan asbes bisa memicu kanker.

Buktinya , setiap tahun 6 ribu warga Indonesia terancam kanker akibat bahan bangunan asbes.

Australia sudah lama melarang penggunaan bahan bangunan asbes yang telah terbukti mematikan. Tapi di Indonesia, hal itu masih terus berlangsung dalam skala besar seakan tidak menyadari bahaya yang bisa ditimbulkannya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebenarnya telah memperingatkan epidemi penyakit-penyakit terkait asbes di negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Tapi sejalan dengan semakin banyaknya negara yang melarang asbes, kelompok lobi industri ini justru semakin meningkatkan promosi penggunaan asbes di Indonesia dan Asia Tenggara.

Kelompok lobi bernama Chrysotile Information Centre (CIC) dan berbasis di Bangkok itu mengklaim bahwa chrysotile - umumnya dikenal sebagai asbes putih - larut di paru-paru setelah 14 hari. Menurut mereka, hal itu tak berbahaya.

Penggunaan asbes di Indonesia terbilang sangat masif. Diperkirakan sekitar 10 persen rumah menggunkan asbes putih untuk atap.

Padahal, asbes putih ini merupakan karsinogen yang dapat menyebabkan berbagai kanker termasuk mesothelioma dan penyakit lainnya.

Apalagi, Indonesia rawan gempa dan bencana sehingga bangunan dan rumah yang menggunakan asbes dapat dengan mudah menjadi puing-puing.

Indonesia sangat rawan gempa sehingga bangunan dan rumah yang menggunakan asbes dapat dengan mudah menjadi puing-puing.
Indonesia sangat rawan gempa sehingga bangunan dan rumah yang menggunakan asbes dapat dengan mudah menjadi puing-puing. (Reuters: Jorge Silva via ABC News Indonesia)
Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved