Inilah yang Digelar BPS NTT untuk Wujudkan Satu Data Indonesia

Badan Pusat Statistik (BPS) NTT menggelar kegiatan Peningkatan Peran dan Fungsi Institusi Statistik dalam Satu Data Indonesia. Kegia

Inilah yang Digelar BPS NTT untuk Wujudkan Satu Data Indonesia
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Kepala BPS NTT, Darwis Sitorus, Kadis Kominfo NTT, Aba Maulaka pose bersama sejumlah kepala BPS di NTT saat kegiatan Peningkatan Peran dan Fungsi Institusi Statistik dalam Satu Data Indonesia di NTT di Hotel Sahid T-More, Rabu (6/11/2019).   

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG- Badan Pusat Statistik (BPS) NTT menggelar kegiatan Peningkatan Peran dan Fungsi Institusi Statistik dalam Satu Data Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan peran dan fungsi institusi statistik dalam satu data Indonesia, sehingga masing-masing institusi dapat mengerti dan memahami posisinya dalam mendukung satu data Indonesia.

Hal ini disampaikan Kepala BPS NTT, Darwis Sitorus, S.Si,M.Si pada acara Peningkatan Peran dan Fungsi Institusi Statistik dalam Satu Data Indonesia yang berlangsung di Hotel Sahid T-More, Rabu (6/11/2019).

Kegiatan ini dihadiri BPS dari kabupaten dan kota, OPD lingkup Provinsi NTT dan undangan lainnya.
Moderator pada kegiatan ini , Ir. Adi Manafe.

Dalam pemaparannya, Darwis menyampaikan tentang UU Nomor: 16/ 1997 tentang statistik.
Menurut Darwis, kegiatan yang diselenggarakan oleh BPS NTT itu memiliki tujuan, yakni meningkatkan peran dan fungsi institusi statistik dalam satu data Indonesia sehingga masing-masing institusi dapat mengerti dan memahami posisinya dalam mendukung satu data Indonesia.

Cara untuk Tangkal Serangan Maung Bandung, Pelatih PSIS Sudah Tahu Karakter Permainan Persib

"Tentu tahun depan kita akan laksanakan sensus penduduk. Hasil sensus ini, maka kedepan kemendagri atau dukcapil tidak lagi mendata,karena sudah ada sensus penduduk 2020, " katanya
Sedangkan soal tujuan satu data Indonesia, Darwis mengatakan, untuk memberi acuan pelaksanaan dan pedoman bagi instansi pusat dan instansi daerah dalam rangka penyelenggaraan tata kelola data.

"Mewujudkan ketersediaan data yang akurat , mutahir,terpadu, dapat dipertanggungjawabkan,serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar instansi baik pusat maupun daerah.

"Tujuan lain, adalah mendorong keterbukaan dan transparansi data sehingga tercipta perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan yang berbasis data," katanya
Bahkan juga, lanjutnya untuk mendukung sistem statistik nasional sesuai peraturan perundang-undangan.

"Prinsip satu data,yakni memenuhi standar data, memiliki metadata, menggunakan kode referensi dan atau data induk serta memenuhi kaidah interoperabilitas data," ujarnya.

Sementara itu Kadis Kominfo NTT, Drs. Aba Maulaka dengan materinya kebijakan pengelolaan data dan statistik sektoral di Pemprov NTT menuju Satu Data Indonesia mengharapkan Dinas Kominfo kabupaten dan kota agar mendukung BPS dalam melakukan sensus penduduk 2020.

Aba juga menyampaikan soal kewenangan urusan pemerintah provinsi ,kabupaten dan kota.
Terkait Satu Data Indonesia, ia mengakui, semua data yang akan dihimpun berbasis digital atau elektronik.

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved