Ini Kronologi Kejadian Kaburnya Residivis Pemerkosaan dari Tahanan Polres Sikka

Ini kronologi kejadian kaburnya residivis pemerkosaan dari tahanan Polres Sikka

Ini Kronologi Kejadian Kaburnya Residivis Pemerkosaan dari Tahanan Polres Sikka
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Wakil Kepala Kepolisian Resort Sikka, Kompol I Putu Surawan, S.IP (kanan) dan Kasat Reskrim, AKP Heffri Dwi Irawan,S.H, S.IK, Selasa (5/11/2019) memperlihatkan DPO kasus pemerkosaan, Rikardus Bia alias Rikardus alias Yohanes Rino alias Rino, dalam konperensi pers di Mapolres Sikka, Kota Maumere, Pulau Flores. 

Ini kronologi kejadian kaburnya residivis pemerkosaan dari tahanan Polres Sikka

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Pengamanan ekstra memborgol tangan tersangka residivis kasus pemerkosaan dan beberapa tindakan pidana umum lain oleh Rikardus Bia alias Rikardus alias Yohanes Rino alias Rino (35) tak menghalanginya kabur, Minggu (3/11/2019) dinihari dari tahanan Mapolres Sikka.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas (Reskrim) Polres Sikka, AKP Heffri Dwi Irawan, S.H, S.IK,membeberkan kemungkinan Rino mematahkan (melengkungkan) besi di blok ruang tahanan menggunakan tangan kosong.

Ini Jumlah Pasien di Rumah Sakit Jiwa Naimata Kupang

"Kemugkinan si Rino masuk lebih dahulu, kemudian naik ke dalam plafon. Dia turun di sebelah barat dari ruang sel, kemudian ke selatan loncat ke tembok yang tingginya sekitar 2 meter," kata Heffri.

Setelah berada di luar tahanan, lanjut Heffri, Rino kabur ke arah timur melewati sumur bor, sedangkan SAN lari ke arah barat menuju Kali Mati. Menurut keterangan SAN yang ditangkap Senin(4/11/2019) sore, dia sempat sembunyi di kali mati.

Heffri, menjelaskan tersangka Rino merupakan residivis tiga kasus pemerkosaan dan percabulan serta dua kasus laporan pidana umum. Ketika ditangkap polisi pada pertengahan bulan Agustus 2019, Rino dilumpuh dengan timah panas dan dibawah ke RSUD Maumere.

Penerimaan CPNS 2019, Ini Formasi CPNS Pemprov NTT

Kalau ada (warga) yang mengenali pelaku, Heffri mengajak partisipasi masyarakat melaporkan ke kepolisian.

"Dalam berbagai kasus kejahatan, dia tidak segan-segan menggunakan senjata tajam," ujar Heffri mendampingi Wakil Kepala Kepolisian Resort Sikka, Kompol Wakapolres Sikka, Kompol I Putu Surawan, S.IP, dan Kasubag Humas Polres Sikka, Iptu Petrus Kanisius, dalam jumpa pers di Mapolres Sikka, Selasa (5/11/2019) siang.

Rino, memiliki tinggi badan 164 Cm. Ia memiliki luka tembak di punggung kaki kiri dan kanan dan di betis sebelah kanan.Bekas luka di hidung dan dahi, bekas jahitan di perut. (laporan reporter pos-kupang.com, eginius mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved