Ini Jumlah Pasien di Rumah Sakit Jiwa Naimata Kupang

Kepala rumah sakit jiwa (RSJ) Naimata Kupang dr. Dickson Legoh, SpKJ menyebut, ada 15 orang yang menjadi pasien di RSJ Naimata.

Ini Jumlah Pasien di Rumah Sakit Jiwa Naimata Kupang
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Kepala RSJ Naimata, dr. Dickson Legoh, SpKJ saat ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Kamis (24/4/2019) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kepala rumah sakit jiwa (RSJ) Naimata Kupang dr. Dickson Legoh, SpKJ menyebut, terdapat sebanyak 15 orang yang menjadi pasien di RSJ Naimata.

Namun demikian, jumlah tersebut telah berkurang karena terdapat 6 orang pasien yang telah dipulangkan dan menjalani rawat jalan.

"Saat ini pasien yang dirawat ada 15 orang, tentu dengan jenis gangguan jiwa yang berat (ggangguan skizofrenia ), sebagian sekitar 6 orang pasien baru dipulangkan karena sudah relatif stabil dan bisa berobat jalan," katanya saat dihubungi POS-KUPANG.COM pada Selasa (5/11/2019).

Penerimaan CPNS 2019, Ini Formasi CPNS Pemprov NTT

Selain itu, kunjungan pasien RSJ Naimata yang melakukan rawat jalan di polikilinik jiwa RSJ Naimata jika dihitung rata-rata sekitar 15 sampai 25 orang perhari.

Dijelaskannya, terdapat beberapa penyebab gangguan jiwa yang dialami pasien yang dirawat di rumah sakit yang dipimpinnya

Penyebab gangguan jiwa tersebut, jelas Dicson, diantaranya faktor keturunan, faktor pola asuh yang dinilai salah, faktor kehidupan dengan persaingan kerja, tekanan kerja dan hal lainnya.

Dua Siswa SMA Recis Bajawa Raih Medali Perunggu Saat Kejuaraan Taekwondo International

Dikatakannya, semua pasien yang datang dan dirawat rata-rata dalam kondisi gangguan jiwa berat.

Penanganan yang dilakukan bisa menggunakan obat-obatan baik obat minum atau suntikan.

Jika pasien masih gaduh atau mengalami gelisah, langkah yang akan diambil adalah memasukkan pasien tersebut dalam ruang isolasi

"Supaya tidak mencelakakan diri sendiri atau orang lain, kalau pasien sudah agak stabil, bisa dpindahkan ke ruangan tenang. Ada terapi kelompok, terapi aktivitas atau terapi bermain dan juga yang lainnya," pungkasnya.

Selain itu, sebagian besar keluarga pasien RSJ Naimata tetap melakukan kunjungan terhadap anggota keluarganya yang menjalani rawat inap.

"Karena sejak awal masuk ke RSJ Naimata, ada persetujuan dari keluarga untuk tetap datang melihat dan menjemput pasien, kecuali ada 1 pasien yang sudah hampir setahun tidak ada keluarganya (datang menjenguk)," paparnya.

pihaknya berharap, semoga SDM di RSJ Naimata bertambah baik dokter spesialis jiwa maupun perawat dan tenaga kesehatan lainnya.

"Harapannya, semoga bisa bertambah SDM, baik dokter spesialis jiwa maupun perawat atau tenaga kesehatan lainnya, sarana fisik berupa selasar pengubung antara bangunan satu dan lainnya yang sedang diusahakan," ujarnya.

"Rencananya RSJ Naimata akan ikut akreditasi di tahun depan, supaya bisa bekerjasama dengan BPJS," tambahnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved