Bupati Malaka Minta Hasil Kaji Banding DPRD Diaplikasi di Malaka

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran meminta hasil kaji banding dari para anggota DPRD Malaka bisa diaplikasi di Kabupaten Malaka.

Bupati Malaka Minta Hasil Kaji Banding DPRD Diaplikasi di Malaka
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
DI BATAM---Rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Malaka foto bersama pejabat Pemkot Batam saat melakukan kaji banding. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| BETUN----Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran meminta hasil kaji banding dari para anggota DPRD Malaka bisa diaplikasi di Kabupaten Malaka.

Pasalnya, tujuan dari kaji banding adalah melihat dan mempelajari hal yang ada di lokasi tujuan lalu dibandingkan apa yang dimiliki Kabupaten Malaka. Hal yang kaji adalah input, proses dan outputnya.

"Yang namanya kaji banding itu adalah kegiatan melakukan kaji. Bandingkan apa yang kita lihat disana dengan apa yang kita miliki. Kaji itu dimulai dari inputnya, kaji dari prosesnya dan kaji dari outputnya", kata Bupati yang akrab disapa SBS ini saat pembukaan Sidang III DPRD Malaka, Jumat (1/11/2019).

SBS mengharapkan agar hasil kaji banding oleh anggota DPRD itu bisa diaplikasi di Kabupaten Malaka sesuai bidang yang dikaji demi kemajuan Kabupaten Malaka.

´┐╝Menurut Bupati SBS, sejak awal kepemimpinannya, ia memberikan kesempatan untuk kaji banding bukan hanya pejabat eksekutif tetapi juga legislatif karena kaji banding merupakan suatu metode pembelajaran yang dinilai efektif.

Dalam kaji banding itu, para peserta
melakukan eksplore terkait input, proses dan outputnya. Kemudian sebelum pulang disepakati dalam diskusi mengenai hal-hal yang mesti diadopsi dan dibawa pulang ke daerah sendiri untuk diaplikasikan.

Untuk diketahui seluruh Anggota DPRD Kabupaten Malaka 25 orang melakukan kaji banding di luar NTT. Kaji banding dibagi dalam tiga tim sesuai dengan komposisi komisi yang ada di DPRD Malaka.

Komisi I melakukan kaji banding di Pemkot Depok- Jawa Barat, Komisi II di Kabupaten Sukoharko-Jawa Tengah dan Komisi III di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
´┐╝
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malaka, Felix Bere Nahak mengatakan, point-point yang menjadi topik kaji banding Komisi III DPRD Kabupaten Malaka di Kota Batam, yakni tata kota, infrastruktur dan pendidikan.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malaka, Hendri Melki Simu mengatakan, komisi I melakukan kaji banding terkait dengan sistem pelayanan KTP-e. (jen).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved