Penggunaan Dana Kelurahan di Oesao Diarahkan ke Pemberdayaan Ekonomi dan Pembuatan Jalan

Penggunaan Dana Kelurahan di Oesao diarahkan ke Pemberdayaan ekonomi dan pembuatan jalan

Penggunaan Dana Kelurahan di Oesao Diarahkan ke Pemberdayaan Ekonomi dan Pembuatan Jalan
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Lurah Daniel L Mangngi ketika memperlihatkan hasil tenun ikat warganya, Selasa (5/11/2019) 

Penggunaan Dana Kelurahan di Oesao diarahkan ke Pemberdayaan ekonomi dan pembuatan jalan

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Pemerintah Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, dalam tahun 2019 ini mendapat alokasi dana kelurahan dari pemerintah pusat senilai Rp 370-an juta.

Terhadap dana ini, sesuai kesepakatan rapat forum bersama diarahkan pada pemberdayaan ekonomi dan pembuatan jalan kelurahan.

Khusus pemberdayaan ekonomi berupa kegiatan tenun ikat dan pelatihan kader posyandu dan pembuatan jalan masuk ke SMAN Kupang Timur.

Partai Gerindra Belu Masih Komunikasi Lintas Parpol Untuk Berkoalisi

Lurah Oesao, Daniel L Mangngi ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (5/11/2019) menuturkan, dana kelurahan ini memang baru diperoleh dari pemerintah pusat pada tahun 2019 ini. Total dananya seragam untuk semua kelurahan yang ada di Kabupaten Kupang.

Untuk Kelurahan Oesao, jelas Daniel, dari total Rp 370-an juta itu, telah dimanfaatkan dua kegiatan yakni tenun ikat bagi kelompok wanita yang tersebar di 20 RW yang ada dan pembuatan jalan.

"Kita sudah laksanakan kegiatan pemberdayaan ekonomi berupa tenun ikat yang diikuti peserta dari 20 RW. Ini kegiatanpun merupakan kesepakatan rapat forum bersama jadi bukan maunya lurah dan perangkat yang ada," jelasnya.

Ini Kronologi Penemuan Bocah 5 Tahun yang Diduga Tewas Tenggelam di Nagekeo

Selain itu, lanjut Daniel, ada pelatihan kader posyandu dan pembuatan jalan masuk ke SMAN Kupang Timur sepanjang 1.800 meter. Ini pertimbangannya, selama ini para siswa kesulitan masuk ke kawasan sekolah karena saat musim hujan tiba penuh lumpur dan banjir.

"Untuk tenun ikat salah satu kelompok yakni Nekamese sudah antarkan hasilnya ke kelurahan. Kita rencana koordinasi dengan Disperindag Kabupaten Kupang untuk jalin kerjasama dengan kelompok tenun yang ada," ujarnya.

Daniel menerangkan bahwa dana kelurahan ini sangat membantu warganya. Selama ini ada keterampilan dimiliki kaum perempuan tetapi kelemahan pada tidak pernah ada pelatihan. Dengan adanya dana ini, kata Daniel, kaum perempuan bisa memanfaatkan waktu senggang dengan menenun dan hasilnya bisa menambah ekonomi keluarga.

"Kita di kelurahan Oesao ada 50 RT dan 20 RW. Saya akui masih cukup banyak warga yang mengganggur. Saya kira dengan dana kelurahan yang setiap tahun diluncurkan ini, kita bisa melakukan upaya pemberdayaan agar bisa menekan angka penggangguran yang ada," tambah Daniel. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved