Breaking News:

Negosiasi JPN, 19 dari 55 Perusahan Swasta 'Bandel' di Sumba Timur Bayar Tunggakan Iuran BPJS

Sebanyak 19 perusahan swasta di Kabupaten Sumba Timur baru membayar tunggakan iuran wajib BPJS Ketenagakerjaan.

Penulis: Robert Ropo | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG. COM/ISTIMEWA
Kegiatan upaya non Litigasi negosiasi pembayaran tunggakan iuran wajib BPJS Ketenagakerjaan antara Jaksa Pengecara Negera (JPN) dengan 19 Perusahan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----Sebanyak 19 perusahan swasta di Kabupaten Sumba Timur baru membayar tunggakan iuran wajib BPJS Ketenagakerjaan.

Ke-19 perusahan Swasta yang baru membayar tunggakan BPJS itu juga berkat dilakukan upaya non Litigasi berupa negosiasi pembayaran tunggakan iuran wajib BPJS Ketenagakerjaan antara Jaksa Pengecara Negera (JPN) dengan 19 Perusahan tersebut.

Kepala Kejaksaan (Kajari) Sumba Timur, Setyawan Nur Chaliq, SH.,MH, menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (5/11/2019).

Setyawan didampingi Kasie Perdata dan Tata Usaha Negara (DATUN) Kejari Sumba Timur, M.Syafa, SH, mengatakan, melalui upaya non litigasi berupa negosiasi pembayaran tunggakan iuran wajib BPJS ketenagakerjaan antara jaksa pengacara negara (JPN) dengan 19 perusahaan swasta yg menunggak iuran BPJS Ketenagakerjaan itu berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Sumba Timur, Senin (4/11/2019) kemarin.

Setyawan menjelaskan, kegiatan negosiasi itu merupakan follow up atas surat kuasa khusus (SKK) yang diterima oleh JPN pada tanggal 30 oktober 2019.

Pilkada Belu 2020, Willy Lay Daftar di Lima Parpol dan Calon Tunggal Demokrat

Dikatakan Setyawan, dalam SKK itu, sampai dengan bulan Oktober 2019, tercatat ada 55 perusahaan swasta yang yang belum bayar iuran wajib BPJS Ketenagakerjaan alias tunggakan dengan total tunggakan sebesar Rp.341 juta rupiah.

"Dan setelah dilakukan upaya negosiasi oleh JPN, ada sekitar 19 direktur perusahaan yang langsung melunasi tunggakan iuran BPJS. Sedangkan sisanya masih nunggu jadwal negosiasi berikutnya,"jelas Setyawan.

Setyawan juga mengharapkan, agar bagi perusahan swasta yang masih menunggak iuran BPJS tersebut agar segera membayar setelah dilakukan negosiasi berikutnya. (*)
Area lampiran

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved