Media Luar Negeri Pesimistis dengan Kepemimpinan Jokowi Periode Kedua, Inilah Beberapa Indikasinya

Media asal Inggris, The Guardian, menulis editorial atau pandangannya soal Periode Kedua Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Facebook
Pasangan Presiden dan Wakil Presiden RI, Joko Widodo - Ma'ruf Amin 

Wow, Media Luar Negeri Pesimistis dengan Kepemimpinan Jokowi Periode Kedua, Inilah Beberapa Indikasinya

POS-KUPANG.COM - Media asal Inggris, The Guardian, menulis editorial atau pandangannya soal Periode Kedua Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Dalam editorial yang diunggah pada Minggu (3/11/2019) itu, The Guardian berpendapat Jokowi tak bisa diandalkan untuk membela hak-hak dasar warga-nya.

The Guardian memulai tulisannya soal bagaimana Jokowi menyatakan periode kedua dan terakhirnya bakal dijalani tanpa beban.

Namun pertanyaannya, bagaimana kebebasan Jokowi untuk memerintah ini akan terlaksana?

"Lima tahun lalu dia dikenal secara luas sebaga Obama-nya Indonesia. Naiknya Jokowi dilihat sebagai langkah maju bagi negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia sekaligus negara berpenduduk muslim terbesar di dunia," bunyi editorial The Guardian.

Kemenangan Indonesia atas era otoritarian Orde Baru dinilai penting sebagai model demokrasi bagi Asia dan negara-negara muslim.

Latar belakang Jokowi yang sederhana dan bebas dari kroni Orde Baru mengantarkannya sebagai sosok yang dijagokan. Ia berhasil meraih kursi gubernur DKI Jakarta, lalu presiden.

"Seperti Obama, dia membawa harapan di tengah politik yang rusak," ujar redaksi The Guardian.

Di periode kedua, Jokowi mengusung slogan kampanye "Indonesia Maju". Namun banyak pendukungnya melihat Indonesia justru sedang berjalan mundur.

Masalah mendesak seperti Hak Asasi Manusia ( HAM ), toleransi beragama, serta kualitas demokrasi, dinilai malah menurun.

Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved