Bupati Lembata Sampaikan Niat Ajukan Pinjaman Daerah Bangun Infrastruktur

Pejabat Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur sampaikan niat ajukan pinjaman daerah Bangun infrastruktur

Bupati Lembata Sampaikan Niat Ajukan Pinjaman Daerah Bangun Infrastruktur
POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo
Pidato Pengantar Nota Keuangan Atas Ranperda Lembata Tentang APBD Lembata Tahun 2020, Senin (4/11/2019) 

Pejabat Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur sampaikan niat ajukan pinjaman daerah Bangun infrastruktur

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur menyampaikan niat pemerintah mengajukan pinjaman daerah guna melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lembata. Hal ini dia sampaikan di hadapan anggota DPRD Lembata dalam

Pidato Pengantar Nota Keuangan Atas Ranperda Lembata Tentang APBD Lembata Tahun 2020, Senin (4/11/2019)
Bupati Sunur menjelaskan model inovasi pembiayaan kerjasama pemerintah daerah dan dengan badan usaha atau pihak ketiga dengan skema pola Bangun Serah Guna (BSG)/public private partnership/availability payment atau pinjaman daerah ini dilakukan mengingat kemampuan keuangan daerah yang masih rendah untuk membangun infrastruktur di Lembata.

Masalah Bongkar Muat Jadi Sebab Kelangkaan Semen di Lembata, Simak Penjelasan Bupati Sunur

Pemerintah berencana melakukan pinjaman daerah senilai Rp300 miliar melalui Bank NTT yang prinsipnya sudah disetujui oleh Bank NTT untuk mendanai belanja infraatruktur.

Dia merincikan, uang pinjaman daerah tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan ruas jalan strategis di dalam Kota Lewoleba dan ruas-ruas jalan menuju destinasi wisata daerah, ruas jalan Waijarang-Lamalera-Leworaja-Alap Atadei-Dulir, ruas jalan Waikomo-Lerek, ruas jalan simpang lima Wangatoa-Puor-Simpang Watobuah, Ruas Jalan Puor-Posiwatu-Lamalera, Ruas Jalan Simpang Waikomo-Bakalerek-Wulandoni, Ruas Jalan Tapobaran-Lodoblolong-Nilanapo-Bean-Tobotani-Hading Manuk, Ruas Jalan Hingalamengi-Kalikur-Wairiang-Hading Manuk, Ruas Jalan Lerahinga-Lamalela-Bobu-Wade. Selain itu dimanfaatkan pula untuk irigasi Wainili terpadi area percetakan sawah, infrastruktur pariwisata dan kegiatan investasi sarana dan prasarana.

Ditolak dan Diusir, Suka-Duka Yohanes Menangani Orang Gangguan Jiwa di Kecamatan Nita, Sikka

Kegiatan-kegiatan ini rencananya dilakukan pada Tahun Anggaran 2020-2022 dengan skema multi years dan tahun tunggal.

Bupati Sunur melanjutkan karena pinjaman daerah ini belum terakomodasi di dalam RKPD, KUA-PPAS Tahun Anggaran 2020, dia berharap proses pembahasan pinjaman daerah untuk pembangunan tersebut sudah berjalan di dalam proses pembahasan RAPD Tahun Anggaran 2020.

Sedangkan persetujuan oleh DPRD dapat dilakukan setelah persetujuan RAPBD Tahun Anggaran 2020 dan diakomodir di dalam perubahan RKPD dan seterusnya di dalam proses dan mekanisme perencanaan dan penganggaran sesuai ketentuan yang berlaku. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved