Sesosok Mayat Ditemukan di Bawah Bibir Kawah Sedalam 300 Meter, Tim SAR Akan Segera Evakuasi

Sesosok mayat ditemukan di bawah bibir kawah sedalam 300 meter, Tim SAR akan segera Evakuasi

Sesosok Mayat Ditemukan di Bawah Bibir Kawah Sedalam 300 Meter, Tim SAR Akan Segera Evakuasi
KOMPAS.com/DOK.HUMAS BASARNAS PALEMBANG
Proses pencarian dua pendaki asal Jambi yang hlang di Gunung Dempo, kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Setelah 10 hari pencarian, tim SAR akhirnya memutuskan menghentikan aktifitas pencarian. 

Sesosok mayat ditemukan di bawah bibir kawah sedalam 300 meter, Tim SAR akan segera Evakuasi

POS-KUPANG.COM - Setelah pencarian dua pendaki asal Jambi di Gunung Dempo, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, dihentikan, tim pencarian mandiri menemukan sesosok jasad di kawasan timur kawah.

Dilansir Tribunnews dari Sripoku.com, jasad tersebut ditemukan oleh tim dari Wanadri, Indra dan Wahyudi. Hingga saat ini, jasad belum bisa diidentifikasi karena lokasinya berada di bawah bibir kawah sedalam 300 meter.

Kakek 78 Tahun Menolak Uang Rp 10 Miliar, Ternyata Ini Alasan Suhendri, Simak Kisahnya

"Bener tim Wanadri Indra dan Wahyudi yang melaporkan bahwa mereka menemukan mayat yang ada di kedalaman 300 meter dari bibir Kawah Gunung Api Dempo," kata Koordinator Wanadri, Fandi Alias Otek.

Berdasar keterangan awal, jasad tersebut awalnya dicurigai hanya plastik biru saja. Namun saat dilihat menggunakan teropong terlihat jelas jika itu merupakan mayat manusia.

"Tim terpaksa turun ke kawah untuk memastikan jika itu adalah mayat," kata Fandi. "Namun karena lokasinya curam dan tinggi tidak bisa sampai ke lokasi mayat. Tapi saat dilihat memggunakan teropong tampak jelas itu mayat," tambahnya.

Penjelasan Kapolres Soal Heboh Polisi Hentikan Mobil Ambulans yang Bawa Pasien

Sementara itu, tim rencananya hari ini akan langsung melakukan evakuasi jasad tersebut. Sejumlah perlengkapan untuk melakukan evakuasi telah disiapkan, kata Fandi.

"Namun kita belum bisa memastikan apakah mayat ini merupakan salah satu dari dua pendaki yang kita cari," kata Fandi.

Seperti diketahui, dua pendaki asal Jambi, M Fikri Sahdila (17) dan Jumadi (26), diduga hilang saat mendaki Gunung Dempo. Keduanya dikabarkan berangkat ke Kota Pagaralam pada 13 Oktober 2019.

Lalu, mereka sempat menghubungi keluarganya pada 15 Oktober 2019 dan memberitahukan kabar bahwa mereka berada di lereng Dempo sebelum menuju ke Puncak.

Sebelumnya, tim SAR gabunga telah menemukan pakaian serta sandal milik salah satu korban yang tercecer di pelataran Gunung Dempo, pukul 12.00 WIB.

"Temuan ceceran barang milik korban jadi petunjuk awal kami. Barang itu akan diserahkan ke tim yang berada di Posko Rimau," kata Humas Basarnas Palembang Dayu Willy, Rabu (23/10/2019).

Dayu mengatakan, setelah mendapatkan petunjuk tersebut, tim pencarian langsung dibagi menjadi tiga regu untuk menyisir seluruh jalur pendakian Gunung Dempo. (Kompas.com/Aji YK Putra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mayat Diduga Pendaki Hilang di Gunung Dempo, Tim SAR Akan Segera Evakuasi ",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved