Musrenbangdes, Warga Minta Bangun Pemecah Gelombang di Nangadhero Nagekeo

Saat musrenbangdes, warga minta bangun pemecah gelombang di Nangadhero Nagekeo

POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana Musrembangdes di Kantor Desa Nangadhero Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Selasa (29/10/2019). 

Saat musrenbangdes, warga minta bangun pemecah gelombang di Nangadhero Nagekeo

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Pemerintah Desa Nangadhero di Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa ( Musrembangdes) di Kantor Desa Nangadhero.

Informasi yang diterima POS-KUPANG.COM, Jumat (1/11/2019) menyebutkan Musrembangdes digelar Selasa (29/10/2019) di Desa Nangadhero.

Dalam Musrembangdes tersebut Pemerintahan Desa (Pemdes) mengusulkan beberapa program pembangunan diantaranya Jalan menuju air panas Nangadhero, Jaringan air bersih, Rumah layak huni dan tembok pemecah ombak.

Penyusunan GDPK Jangan Hanya Seremoni Belaka, Ini Penjelasan Kadis PPKB Nagekeo Marselinus Seda

Diantara beberapa usulan di atas yang paling prioritas adalah tembok pemecah ombak.

Warga Nangadhero Erik Soo menyarankan agar tembok tersebut segera dibangun dalam waktu dekat. Mengingat pembangun tembok tersebut sangat dibutuhkan oleh warga khususnya yang tinggal di pesisir.

Karena, kata dia dengan dibangunya tembok pemecah ombak tersebut dapat melindungi pemukiman warga di pesisir pantai dari serangan abrasi.

Istri Reino Barack Syahrini Blak-blakan Ungkap Alasan Tutup Kolom Komentar IG, Karena Suami?

"Ini segera dibangun, karena demi keselamatan warga yang tinggal di pesisir dari ancaman abrasi," ujar Erik.

Sementara itu, Sekretaris camat Aesesa, Yakobus Laga Kota, mengingatkan Pemerintah Desa setempat agar lebih teliti dan transparan mengelolah segala keuangan dana desa dengan baik.

Yakobus juga menegaskan agar aparatur desa setempat dalam menjalankan tugas lebih disiplin
jika.

"Kalau ada aparat yang malas masuk kantor nanti kena sanksi dan sangsinya bisa dipecat," ungkapnya.

Sementara itu anggota DPRD Nagekeo Antonius Motti yang juga sempat hadir pada kesempatan itu menyatakan bahwa sebagai wakil rakyat yang memiliki tiga fungsi yakni anggaran, pengawasan, dan legislasi dirinya akan mengkawal dan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dari tingkat paling bawah.

"Yang terpenting usulan masyarakat dalam Musrembangdes yang tidak bisa dianggarkan melalui Dana Desa (DD) akan kita perjuangkan ke tingkat Kabupaten, terkait Tembok Pemecah Ombak nanti kita bicarakan di sidang Dewan" katanya.

Hadir dalam Musrembangdes tersebut dihadiri Kepala Desa Nangadhero Muhamad Ruslang, Ketua BPD Nangadhero Paskalis Uwa, Sekcam Aesesa Yakobus Laga, Ketua Komisi III DPRD Nagekeo Antonius Moti, serta dihadiri sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved