Koptan Palindi Organik, Sumba Timur Panen Bawang Merah 12.5 Ton di Musim Kemarau

Anggota Koptan Palindi Organik, Sumba Timur panen bawang merah 12.5 ton di musim kemarau

Koptan Palindi Organik, Sumba Timur Panen Bawang Merah 12.5 Ton di Musim Kemarau
ISTIMEWA
Adrianus Petrus Lagur sebagai Project Manager Program EASI Pay dan Heinrich Dengi Ketua Yasasan Komunitas Radio Max Waingapu sedang panen bawang merah milik Koptan Palindi Organik. 

Anggota Koptan Palindi Organik, Sumba Timur panen bawang merah 12.5 ton di musim kemarau

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Para anggota kelompok tani ( Koptan) Palindi Organik di Desa Laipandak, Kecamatan Wula Waijilu, Kabupaten Sumba Timur panen bawang merah hingga 12.5 ton meskipun di puncak musim kemarau panjang yang melanda Sumba Timur saat ini.

Acara panen perdana bawang merah tersebut berlangsung, Rabu (30/10/2019) kemarin.

Musrenbangdes, Warga Minta Bangun Pemecah Gelombang di Nangadhero Nagekeo

Hadir dalam panen Perdana tersebut, Adrianus Petrus Lagur sebagai Project Manager Program EASI Pay (Kerja Bareng Yayasan Komunitas Radio Max Waingapu-Aqysta- UT Delft-UNMER Malang), Heinrich Dengi Ketua Yasasan Komunitas Radio Max Waingapu dan para anggota kelompok tani Palindi Organik.

Ketua Kelompok Tani Palindi Organik, Gerard Nggau Behar ketika dihubungi POS-KUPANG. COM, Kamis (31/10/2019) mengaku merasa bersyukur dan bangga atas hasil bawang merah yang mereka panen dari hasil keringat mereka sangat memuaskan, meskipun dipuncak musim kemarau.

Penyusunan GDPK Jangan Hanya Seremoni Belaka, Ini Penjelasan Kadis PPKB Nagekeo Marselinus Seda

"Kami tidak menyangka kalau kami tanam diluas lahan hanya sekitar 1/4 hektar atau sekitar 0.25 are ini kami bisa panen diprakirakan mencapai 12.5 ton ini. Tentu dari hasil ini kami sangat bangga dan bersyukur karena di puncak musim kemarau kami bisa panen bawang melimpah,"ungkap Gerard.

Gerard juga menyampaikan terima kasih kepada Adrianus Petrus Lagur sebagai Project Manager Program EASI Pay yang bekerja sama dengan Yayasan Komunitas Radio Max Waingapu - Aqysta, UT Delft, UNMER Malang dan Heinrich Dengi Ketua Yasasan Komunitas RAdio Max Waingapu yang mendampingi kelompok tani mereka sejak dari awal tanam hingga panen.

"Kami dari Kelompok tani ini menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Pak Heinrich dan pak Adi yang telah mendampingi kami selama ini. Mulai dari sewakan pompa barsha untuk pompa air, pembuatan dan pemberian pupuk organik hingga panen ini, kami tidak bisa membalas budi baik mereka, kiranya Tuhan yang bisa membalas kebaikan mereka,"ungkap Gerard.

Gerard juga menyampaikan terima kasih kepada Pemda Sumba Timur yang telah memberikan bantuan hand tractor yang mereka gunakan untuk membajak lahan mereka.

Heinrich Dengi Ketua Yasasan Komunitas Radio Max Waingapu kepada POS-KUPANG. COM, Jumat (1/11/2019) mengatakan, Kelompok Tani Palindi Organik melakukan panen perdana bawang merah jenis Lokananta. Bawang tersebut bibitnya disemai sekitar bulan Juni 2019.

Halaman
12
Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved