Breaking News

News

Duh Si Jago Merah 'Santap' Dua Rumah Warga di Amanatun Selatan- TTS, Ini Penyebabnya

Dalam hitungan menit, api yang bersumber dari rumah bulat menjalar dan menghanguskan dua bangunan rumah semi permanen milik Kornelius Tabun dan Yance

Penulis: Dion Kota | Editor: Benny Dasman
ISTIMEWA
Bangunan rumah semi permanen milik Kornelius Tabun nyaris rata dengan tanah akibat dilalap si jago merah, Selasa (29/10/2019) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Dion Kota

POS KUPANG, COM, SOE - Si jago merah 'menyantap' dua bangunan rumah semi permanen (atap seng dan dinding bebak) dan satu dapur darurat (rumah bulat) di Desa Nututnana, Kecamatan Amanatun Selatan-TTS, Selasa (29/10/2019) siang.

Dalam hitungan menit, api yang bersumber dari rumah bulat menjalar dan menghanguskan dua bangunan rumah semi permanen milik Kornelius Tabun dan Yance Banunaek yang berjarak kurang lebih lima meter dari sumber api.

Camat Amanatun Selatan, Ardi Benu, membenarkan peristiwa kebakaran itu. Ardi menyebut api bersumber dari rumah bulat milik Kornelius Tabun. Saat kejadian, Kornelius sedang berada di dalam rumah semi permanen seorang diri. Sedangkan anggota keluarga lainnya melayat ke tetangga yang sedang berduka.

Dalam hitungan menit, api dari rumah bulat menjalar ke rumah semi permanen. Kornelius pun bergegas keluar dari rumah sambil meminta tolong. Namun hembusan angin kencang membuat api cepat membesar.

"Kejadiannya cepat sekali, hanya dalam hitungan menit rumah Kornelius nyaris rata tanah," ungkap Ardi, Selasa (29/10/2019).

Kerugian material diperkirakan Rp 75 juta. Selain menghanguskan bangunan rumah, pakaian, perabot makan, ijazah korban pun ikut dilahap. Kini para korban sementara waktu tinggal bersama Kornelis Taek.

Camat Ardi bersama warga Nututnana akan membangun rumah darurat untuk korban pada 1 November 2019. *

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved