Pos Kupang Minta Maaf Atas Berita Tentang Gubernur NTT Viktor Laiskodat

Permohonan maaf itu disampaikan langsung kepada Gubernur Viktor Laiskodat di rumah pribadinya, RW Mongonsidi 3, Kota Kupang, Senin (28/10/2019) pagi.

Pos Kupang Minta Maaf Atas Berita Tentang Gubernur NTT Viktor Laiskodat
Tribunnews
Gubernur NTT Viktor Laiskodat 

Somasi bernomor HK.03.5/458/2019 tertanggal 25 Oktober 2019 ditujukan kepada Pemimpin Redaksi Harian Umum Pos Kupang dan Pos-Kupang.com, diterima redaksi, Sabtu sekira pukul 15.10 WITA.

"Bertindak untuk dan atas nama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur/Gubernur Nusa Tenggara Timur (kuasa hukum Pemerintah NTT), menyampaikan somasi sehubungan dengan pemberitaan media online Pos-Kupang.com dengan topik berita Batal Menteri, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Kesal, Paksa Kabiro & Staf Squat Jump Ditonton Tamu," tulis Alexon.

Menurut Alexon, isi pemberitaan tersebut merupakan perbuatan melawan hukum yang telah menimbulkan kerugian materiil dan imateriil.

"Oleh karena itu saudara harus menyampaikan permintaan maaf kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur melalui media cetak dan media elektronik lokal maupun nasional selama 7 (tujuh) hari berturut-turut setelah menerima surat somasi ini," demikian tulis Alexon.

Menyusul somasi tersebut, Hasyim mengatakan fakta dalam berita tersebut memang tidak saling berkait.

Pembentukan Kabinet Indonesia Maju, tidak ada hubungannya dengan tindakan Gubernur NTT memerintahkan Kepala Biro dan staf melakukan squat jump.

"Pemberitaan ini tidak bermaksud menyerang kehormatan siapa pun, juga tidak punya itikad buruk. Ini semata-mata akibat kekurangtelitian sehingga beritanya menganggu dan mengakibatkan ketidaknyamanan atau merugikan. Saya mohon maaf kepada Gubernur NTT dan jajaran," kata Hasyim, Minggu (27/10/2019).

Hasyim mengatakan berita berjudul Batal Menteri, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Kesal, Paksa Kabiro & Staf Squat Jump Ditonton Tamu telah dihapus.

"Dengan itikad baik, redaksi Pos Kupang telah menarik pemberitaan, dan menghapusnya dari portal online Pos-Kupang.com, sehingga tidak bisa lagi diakses," ujar Hasyim. (*)

Editor: Bebet I Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved