Pengendalian Hama Wereng di Manggarai Barat Terus Dilakukan, Ini Tujuannya

Pengendalian terhadap hama wereng yang menyerang tanaman padi di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), terus dilakukan

Pengendalian Hama Wereng di Manggarai Barat Terus Dilakukan, Ini Tujuannya
Foto dari Vitalis Anselmus Syukur.
Aktfitas pengendalian hama di Mabar. 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Pengendalian terhadap hama wereng yang menyerang tanaman padi di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), terus dilakukan.

Koordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan-Pengamat Hama Penyakit (POPT-PHP) Mabar, Vitalis Anselmus Syukur, SP kepada POS--KUPANG.COM, menyampaikan bahwa ada tiga wereng yang menjadi hama tanaman.

"Yakni Wereng Batang Coklat, Wereng Punggung Putih dan Wereng Hijau. Para petani diharapkan untuk mengunakan varitas padi yang tahan terhadap hama, di antaranya Varietas Inpari 13, 17, 18, 19, 31, 33 dan Inpari 34," kata Vitalis kepada POS--KUPANG.COM, Kamis (31/10/2019).

Dia menjelaskan, para Kelompok Tani bersama jajaran petugas POPT-PHP Mabar, Penyuluh Pertanian Lapangan ( PPL) sekecamatan Lembor, Koramil 1612-06 Lembor dan staf seksi POPT-PHP UPT Proteksi Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi NTT, telah melakukan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (Gerdal OPT) di Blok Bel II Poktan Setia Kawan dan Kope Oles Kelurahan Tangge Kecamatan Lembor.

"Para petani sangat antusias dengan kegiatan Gerdal OPT WBC dan melakukan penyemprotan insektisida terhadap tanaman pertanian padi yang mendapat serangan hama wereng batang coklat," kata Vitalis.

Di lahan itu kata dia, padi berusia lebih dari dua bulan dan kurang dari tiga bulan itu, hanya sebagian kecil saja yang terserang hama Wereng Batang Coklat.

"Begitu ada tanaman padi terserang hama wereng batang coklat, langsung dikendalikan supaya tidak menyebar ke areal tanaman lainnya.

Untuk diketahui petani, pengendalian hama tanaman dengan menggunakan pestisida harus memperhatikan Enam Tepat, yaitu tepat waktu, tepat jenis tanaman, tepat jumlah atau dosis, tepat sasaran tempat dan tepat alat," kata Vitalis.

Dia menjelaskan, sebenarnya menggunakan pestisida dalam hal ini insektisida tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan hama jadi kebal.

Selain itu bisa menyebabkan residu dan pestisida saat disemprotkan bisa menimbulkan masalah yaitu residu efek dari penyemprotan.

Ditambahkannya, wereng batang coklat merupakan hama tanaman padi yang jika ditunda dapat gagal panen.
"Wereng batang coklat bertelur di batang padi. Salah satu cara untuk menanggulangi yaitu langkah awal dengan penyemprotan menggunakan insektisida," kata Vitalis.

Dia menyampaikan, penyemprotan hama tanaman menggunakan insektisida agar hama tanaman itu mati.
Dalam melakukan penyemprotan kata dia harus menggunakan masker dan pakaian lengan panjang serta sarung tangan.

Dia mengingatkan para petani agar harus ada perlakuan terhadap benih, supaya tahan terhadap hama atau Organisme Pengganggu Tumbuhan. (LAPORAN REPORTER POS--KUPANG.COM, SERVATINUS MAMMILIANUS).

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved