Diduga, Ada Data Guru GTT Di Ende Dimanipulasi

Data Guru Tidak Tetap (GTT) di Kabupaten Ende diduga dimanipulasi sehingga terjadi pembengkakan jumlah guru GTT dari tahun ke tahun.

Diduga, Ada Data Guru GTT Di Ende Dimanipulasi
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
DPRD Kabupaten Ende Menggelar Rapat Lintas Komisi, Kamis (31/10/2019) 

Bahkan pada daerah-daerah tertentu diluar Kota Ende guru honor justru menjadi ujung tombak dalam mengajar karena memang ada SD yang kekurangan guru ASN.

“Ada sekolah-sekolah tertentu yang guru ASN hanya kepala sekolah sedangkan yang lainnya adalah guru honor,”kata Vincen.

Namun demikian disayangkan bahwa ketika apa yang semestinya menjadi hak para guru honor justru diabaikan oleh pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende,ujar Vincen.

Oleh karena itu Vincen berharap agar pihak dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende segera membayar gaji para guru honor.

Vincen mengatakan ada hal yang juga perlu ditelusuri yakni bahwa guru GTT bakal menerima Gaji Bosda sebesar Rp1.500.000 perbulan.

Hi Guys, Simak ! 5 Alasan Media Sosial Mengganggu Kesehatan Mental

Danyon 466 Paskhas Pimpin Sertijab Komandan Kompi Senapan Paskhas Lanud El Tari

Ada Tahap Lanjutan Lelang Jabatan di Mabar, Masih Tunggu Rekomendasi Dari KASN

Dengan syarat pungutan komite tidak didapat lagi oleh guru bersangkutan dan begitu juga dengan Dana BOS sudah tidak dapat lagi untuk guru GTT.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved