NTT dapat Predikat Provinsi Toleransi, MUI Nagekeo Imbau Masyarakat Tetap Menjaga Situasi Kamtibmas

Hidup toleransi harus terus ditingkatkan dan perlu dijaga. Situasi yang saat ini sangat aman merupakan impian semua masyarakat.

POS KUPANG/ISTIMEWA
Ketua MUI Nagekeo, Haji Yunus Manetima. 

NTT dapat Predikat Provinsi Toleransi, MUI Nagekeo Imbau Masyarakat Tetap Menjaga Situasi Kamtibmas

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi satu provinsi dengan tingkat toleransi yang tinggi di Indonesia.

Maka dari itu, sebagai warga NTT tentu merasa bangga dan menjadi motivasi bersama untuk tetap merawat indahnya hidup rukun dan damai diera ini.

Hidup toleransi harus terus ditingkatkan dan perlu dijaga. Situasi yang saat ini sangat aman merupakan impian semua masyarakat.

Menanggapi itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Nagekeo, Haji Yunus Manetima, mengatakan, selama ini NTT dan Nagekeo khususnya sangat kondusif dan itu harus tetap dijaga.

Haji Yunus mengecam dan mengutuk aksi-aksi anarkis yang menimbulkan korban baik fisik bahkan sampai korban jiwa dari para petugas kepolisian dalam menghadapi para perusuh pada saat menyusup di dalam demonstrasi para mahasiswa dan pelajar beberapa waktu lalu.

Haji Yunus menerangkan bahwa kebersamaan yang sudah ada wajib dijaga dan dirawat. Jangan biaran kelompok tertentu masuk merusak hubungan antar Agama.

"Saya selaku tokoh MUI di Wilayah Kabupaten Nagekeo dengan tegas menyatakan bahwa menolak unjuk rasa anarkis, menolak aksi-aksi terorisme dan menolak aksi aksi radikalisme," ungkap Haji Yunus, Selasa (29/10/2019).

Haji Yunus mengimbau agar masyarakat tetap menjadi pelopor untuk menjaga ketertiban dimasyarakat. Hidup beragam itu indah dan mari kita tingkatkan.

Intip Ramalan Zodiak Rabu 30 Oktober 2019 Capricorn Ceria, Gemini Romantis, Zodiak Lain?

Hadapi Tes CPNS Tahun 2019, Ini Yang Diharapkan Pencari Kerja di Sumba Timur

"Saya selaku tokoh Agama Islam mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya umat Islam di Kabupaten Nagekeo untuk tetap menjaga Kamtibmas agar tetap kondusif dan jangan terpengaruh isu isu provokasi dan berita bohong," ungkapnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved