BREAKING NEWS: Saat Pulang dari Timor Leste, Kades Babulu Selatan Diciduk Polisi di PLBN Motamasin

BREAKING NEWS: Pulang dari Timor Leste, Kepala Desa Babulu Selatan Diciduk polisi di PLBN Motamasin

BREAKING NEWS: Saat Pulang dari Timor Leste, Kades Babulu Selatan Diciduk Polisi di PLBN Motamasin
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Kepala Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Paulus Lau (kedua dari kanan) diciduk polisi di PLBN Motamasin, Selasa (20/10/2019). 

BREAKING NEWS: Pulang dari Timor Leste, Kepala Desa Babulu Selatan Diciduk polisi di PLBN Motamasin

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Kepala Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Paulus Lau diciduk polisi di PLBN Motamasin, Selasa (29/10/2019).

Paulus Lau diduga sebagai pelaku utama penganiayaan gadis berinisial NB yang masih di bawa umur.

Eks Caleg Gerindra Mengaku Shock dan Menangis Ceritakan Dipecat Sehari Sebelum Dilantik

Paulus Lau baru saja pulang dari Timor Leste mengikuti acara keluarga. Saat tiba di PLBN, Paulus yang dicari aparat kepolisian sebelumnya langsung diciduk Kapospol PLBN Motamasin, Albertus Fridus Bere. Kades Paulus langsung dibawa ke Polsek Kobalima untuk diperiksa.

Enam pelaku lainnya sudah diamankan di Polres Belu.
Enam pelaku lainnya sudah diamankan di Polres Belu. (POS-KUPANG.COM/istimewa)

Sedangkan enam orang lainnya yang diduga pelaku sudah ditangkap sehari sebelumnya. Mereka adalah Margaretha Hoar, Hendrikus Kasa, Marselinus Ulu, Dominikus Berek, Benediktus Bau dan Eduardus Roman.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing kepada Pos-Kupang.Com, Selasa (29/10/2019) mengatakan, setelah mendapat laporan terkait penganiayaan berat terhadap seorang gadis di Kobalima, Kabupaten Malaka, aparat Polres Belu langsung bergerak cepat dan menangkap enam orang warga.

Wah, Rapat Paripurna DPR Hanya Dihadiri 362 Anggota, Dipimpin Azis Syamsuddin, Ini Agendanya

Keenam orang yang ditangkap ini diduga sebagai pelaku sehingga mereka diamankan di Polres Belu untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan tersebut akan diketahui siapa yang akan tetapkan sebagai tersangka.

Sedangkan Kepala Desa Babulu Selatan yang informasinya sempat ke Timor Leste kini sudah ditangkap polisi dan sedang diperiksa di Polsek Kobalima.

Kapolres mengatakan, kasus tersebut ditangani secara serius oleh penyidik Sat Reskrim Polres Belu untuk mengetahui secara pasti motif penganiayaan yang dilakukan oleh para pelaku terhadap gadis dibawah umur itu.

Penyidik akan memeriksa ketujuh orang yang diduga pelaku untuk mengetahui peran mereka masing-masing serta motif kasus penganiayaan itu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved