Pembunuh Berantai Australia yang Dihukum Seumur Hidup Ivan Milat Meninggal Akibat Kanker

Ivan Milat terbukti membunuh tujuh orang turis backpacker di kawasan Sydney, antara tahun 1989 sampai 1992.

Pembunuh Berantai Australia yang Dihukum Seumur Hidup Ivan Milat Meninggal Akibat Kanker
Theage.com.au
Ivan Milat meninggal dunia. 

Innalillahi - Pembunuh Berantai Australia yang Dihukum Seumur Hidup Ivan Milat Meninggal Akibat Kanker

POS-KUPANG.COM -- Innalillahi - Pembunuh berantai Australia, Ivan Milat dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit setempat pada Minggu (27/10/2019).

Ivan Milat terbukti membunuh tujuh orang turis backpacker di kawasan Sydney, antara tahun 1989 sampai 1992.

Karena perbuatannya, ia divonis hukuman Seumur Hidup.

Seorang juru bicara Layanan Korektif New South Wales mengatakan Ivan Milat meninggal dunia di Rumah Sakit Long Bay pada pukul 04.07 waktu setempat.

Pria 74 tahun itu menghembuskan nafas terakhir usai berjuang melawan kanker lambung dan kerongkongan.

Ivan Milat telah berada di rumah sakit sejak 11 Oktober, menerima obat-obatan penghilang rasa sakit dalam dosis tinggi.

Cerita pembunuhan brutal Ivan Milat dimulai dalam pola yang nyaris serupa. Di setiap kasus, ia menawarkan tumpangan pada para turis sebelum menikam atau menembak mereka. Kemudian ia mengubur para korbannya di hutan di dataran tinggi New South Wales.

Tujuh korban tersebut adalah warga Britons Caroline Clarke dan Joanne Walters, turis Australia James Gibson dan Deboran Everist, serta tiga turis asal Jerman, Simone Schmidl, Anja Habshied, dan Gabor Neugebauer. Semuanya berusia antara 19-21 tahun.

Kepolisian Australia membuka investigasi besar-besaran, mencari jawaban dari pembunuhan yang mengejutkan masyarakat saat itu.

Halaman
123
Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved