BREAKING NEWS : Polisi Masih Selidiki Motif Penganiayaan Wanita Dibawah Umur di Malaka

menyelidikan kasus penganiayaan seorang wanita di Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka.

BREAKING NEWS : Polisi Masih Selidiki Motif Penganiayaan Wanita Dibawah Umur di Malaka
POS KUPANG/ISTIMEWA
Seorang wanita di Kobalima, Kabupaten Malaka diikat dengan tali lalu dianiaya.

BREAKING NEWS : Polisi Masih Selidiki Motif Penganiayaan Wanita di Bawah Umur di Malaka

POS KUPANG.COM| BETUN--Aparat Kepolisian Sektor Kobalima diback up penyidik Polres Belu sedang menyelidikan kasus penganiayaan seorang wanita di  Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka.

Wanita yang diketahui bernama Novidiana Baru (16) itu diduga dianiaya oleh Kepala Desa Babulu Selatan, Paulus Lau. Informasi penganiayaan wanita itu mulai diketahui publik setelah beredarnya vidio penganiayaan di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Sepuh Siregar saat dikonfirmasi Pos Kupang.Com, Minggu (27/10/2019) mengatakan, bagian Reskrim baru mendapat laporan dari Polsek Kobalima terkait penanganan kasus tersebut.

"Laporan baru masuk. Saya sudah perintahkan anggota turun untuk bantu back up pemeriksaan", kata Siregar.

Siregar belum memastikan pelaku penganiayaan itu adalah kepala Desa Babulu Selatan.

"Kita belum tahu siapa pelakunya. Kita masih dalami laporannya. Kita periksa dulu", kata Siregar.

Untuk diketahui, vidio penganiayaan seorang wanita di dalam sebuah bangunan terbuka oleh seorang pria beredar luas di media sosial. Belum diketahui pasti siapa pria yang menganiaya wanita tersebut.

Pengakuan Napi Narkoba di Kupang, Mengaku Dijebak Hingga Tak Diperhatikan Manajemen

Waow Guys, Patut Dibaca! Ada 18 Jenis Kelamin Mengarah ke Kelainan Orientasi Syahwat di Thailand

Informasi yang dihimpun, diduga pria yang menganiaya wanita itu adalah Kepala Desa Babulu Selatan, Paulus Lau. Kejadian itu terjadi Rabu (16/10/2019) sekitar pukul 19.00 Wita. Novidiana dianiaya karena ditunding mencuri cincin. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved