Lebih Tenar dari Franka Franklin Ayah Nadiem Makarim Ternyata Bos Besarnya Hotman Paris Ini Buktinya
Lebih Tenar dari Franka Franklin Ayah Nadiem Makarim Ternyata Bos Besarnya Hotman Paris Ini Buktinya
Lebih Tenar dari Franka Franklin Ayah Nadiem Makarim Ternyata Bos Besarnya Hotman Paris Ini Buktinya
POS-KUPANG.COM - Lebih Tenar dari Franka Franklin Ayah Nadiem Makarim Ternyata Bos Besarnya Hotman Paris Ini Buktinya
Presiden Jokowi telah mengumumkan daftar menteri dan anggota Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.
Salah satu menteri yang menjadi sorotan adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang diemban oleh Nadiem Makarim.
• Musisi Anang Hermansyah Curhat Pilu Soal Penyakit Ganas Ashanty, Sebut Siap Jika Hal Ini Terjadi
• PNS Cantik Dibunuh Dicor dan Dimasukan Paksa dalam Kubur, Hilang 17 Hari Pelakunya Rekan Sendiri
• Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Sabtu 26 Oktober 2019 Libra Cuek Pisces Ngebet Sama Mantan Zodiakmu?
Sosok yang sebelumnya dikenal sebagai CEO GoJek ini kini resmi melepaskan jabatannya demi mengemban tugas sebagai Mendikbid Indonesia.
Nama Nadiem Makarim sebelumnya kian santer terdengar setelah Go-Jek menjadi salah satu perusahaan rintisan asal Indonesia yang decacorn atau perusahaan bernilai di atas 10 miliar dollar AS.
Ia bahkan bisa menginternasionalkan Gojek hingga merambah pasar Asia Tenggara, seperti Filipina, Thailand, Vietnam, dan Singapura.
Terlepas dari keberhasilannya menjadi CEO GoJek dan kini diangkat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, ternyata Nadiem juga memiliki seorang ayah yang punya pengaruh besar di Indonesia.
Sosok ayah Nadiem Makarim bernama Nono Anwar Makarim.
Tak seperti putranya, Nono Anwar Makarim memang jarang tersorot publik, namun ternyata ia bukanlah orang sembarangan.
Nono Anwar Makarim adalah sosok yang cukup disegani.
Ia bahkan pernah memperkerjakan Hotman Paris di kantornya saat di Australia.
Kesuksesannya pun nampaknya menurun kepada sang anak.
Nono Anwar Makarim adalah seorang pengacara kondang di Indonesia.
Seperti Nadiem Makarim, Nono Makarim juga merupakan lulusan Ivy League, Harvard University di Amerika Serikat.
Lulus dari Harvard, Nono Makarim bergabung di sebuah kantor hukum di Indonesia yakni Kantor Hukum Adnan Buyung Nasution.
Kemudian, Nono Makarim mendirikan law firm sendiri yang bernama Makarim & Taira S pada tahun 1980.
Makarim & Taira adalah kantor hukum yang didirikannya bersama Frank Taira Supit, kerabatnya ketika masih di Harvard.
Kantor Hukum tersebut tampaknya juga berada di Sydney, Australia.
Hingga kini di usia Nono Makarim yang telah menginjak 80 tahun, Makarim & Taira S memiliki segudang penghargaan.
Berikut sosok Nono Makarim, Ayah Nadiem Makarim seperti yang dikutip dari berbagai sumber.
1. Pernah menjadi Wartawan

Sebelum ke Amerika Serikat, Nono Makarim kuliah di Universitas Indonesia.
Nono Makarim bergabung dengan Ikatan Mahasiswa Djakarta atau IMADA di tahun 1966.
Nono Makarim menjadi pimpinan redaksi Harian KAMI sejak tahun 1958 hingga 1974.
Meski koran mahasiswa, Harian Kami sangat vokal memberitakan berita-berita politik.
Puncaknya, Harian Kami harus rela dibredel pada tahun 1974 setelah peristiwa Malari.
2. Kantor Hukum yang Terpandang

Makarim & Taira S merupakan kantor hukum yang mendapatkan pernghargaan kantor pengacara terbaik setiap tahun.
Ketika baru didirikan 2 tahun, Makarim & Taira S telah mendapatkan klien yang tidak sembarangan.
Perusahaan-perusahaan besar menggunakan jasa kantor hukum ini.
Sebut saja Bank Panin, Bata, ICI, Citibank, dan American Express.
• Musisi Anang Hermansyah Curhat Pilu Soal Penyakit Ganas Ashanty, Sebut Siap Jika Hal Ini Terjadi
• PNS Cantik Dibunuh Dicor dan Dimasukan Paksa dalam Kubur, Hilang 17 Hari Pelakunya Rekan Sendiri
• Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Sabtu 26 Oktober 2019 Libra Cuek Pisces Ngebet Sama Mantan Zodiakmu?
Kantor ini menjadi salah satu kantor hukum yang menjadi rujukan bagi kantor hukum baru di Indonesia.
3. Pekerjakan Hotman Paris

Sebelum Hotman Paris terkenal sebagai pengacara seperti sekarang, Hotman Paris pernah bekerja di kantor Makarim & Taira S.
Di Instagram, Hotman Paris kerap membagikan kenangan ketika masih bekerja di kantor tersebut.

Dikutip dari caption yang ditulisnya, Hotman Paris mengaku bekerja di Makarim & Taira S selama 20 tahun.
4. Jadi Komite Etik KPK
Nono Makarim juga aktif di berbagai organisasi sosial.
Hingga kini Nono Makarim juga menjabat sebagai salah satu anggota komite etik Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK.
Komite etik dibentuk untuk menelusuri dugaan pelanggaran kode etik oleh para anggota KPK.
Nono Makarim menjadi anggota komite etik KPK sejak tahun 2011 dan dikabarkan hingga sekarang.
Selain itu, Nono Makarim juga hobi menulis buku.
Sosok Franka Franklin, istri Nadiem Makarim, istri eks bos Gojek yang kini menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud ) menjadi perhatian publik.
Sosok Franka Franklin tampil memesona saat menghadiri pelantikan suaminya Nadiem Makarim sebagai Mendikbud di Istana Presiden Jakarta, Rabu (23/10/2019).
Tak hanya itu, beberapa saat kemudian, beredar foto-foto pernikahan Franka Franklin dan Nadiem Makarim.
Pernikahan Nadiem Makarim dan Franka Franklin ini seperti dalam foto digelar di sebuah gereja.
Selain itu, perhatian publik juga terarah pada kalung yang digunakan Franka Franklin, istri Nadiem Makarim.
Sosok Franka Franklin
Istri Mendikbud Nadiem Makarim, Franka Franklin tengah menjalin kerjasama dalam bidang bisnis perhiasan bersama Happy Salma.
Brand perhiasan itu bernama Tulola, yang menjadi brand aksesoris lokal asal Bali.
Nadiem Makarim dan istrinya Franka Franklin. (FACEBOOK.COM/SARIMAKKIPHOTOGRAPHY)
Berikut Biodata lengkap Franka Franklin, Franka Franklin, istri Mendikbud Nadiem Makarim:
1. Pernah Menempuh Pendidikan di Luar Negeri
Dipantau dari Linkedin, Franka Franklin merupakan Fashion Raffles Design Institue dan Norhbumbria University, Belanda.
2. Karier
Tahun 2007, Franka Franklin kembali ke Indonesia dan bergabung dengan sebuah agensi branding ternama.
Ya Franka Franklin juga sempat bergabung dengan gerakan pendidikan sosial Indonesia Mengajar yang dipopulerkan Anies Baswedan.
Di sana, Franka Franklin bergabung sebagai Spesialis Komunikasi Strategis tahun 2010.
Catatan karir seorang Franka Franklin pun cukup cemerlang.
Istri Nadiem Karim, Franka Franklin kini diketahui menjabat sebagai Co-Owner dari Tulola Designs dan pernah menjadi Vice President Merchandising & Business Development di Berrybenka.com selama 3 tahun.
Lalu Franka Franklin bahkan juga pernah menjadi Brand Marketing & Communications Manager di Time International selama satu tahun.
3. Chief Marketing Officer Branding Kosmetik
Bahkan, di usianya yang belum genap 30 tahun, Franka Franklin juga sempat menjabat sebagai Chief Marketing Officer (CMO) di sebuah ritel e commerce kosmetik di Indonesia.
Dilansir Swa.co.id, kini, perempuan cantik yang banyak memiliki teman sosialita itu sedang fokus menjalani pekerjaannya sebagai Vice President (VP) merchandising dan pengembangan bisnis sebuah perusahaan fashion online ternama yang juga bekerja sama dengan para brand lokal.
4. Gabung Yayasan Sosial
Selanjutnya, tak mau menjadi pribadi yang hanya mementingkan diri sendiri, ia pun bergabung dengan gerakan pendidikan sosial Indonesia Mengajar sebagai Spesialis Komunikasi Strategis di 2010.
“Waktu itu saya datang sendiri tanpa diminta, saya tawarkan diri untuk kontribusi. Purely, I want to give back to Indonesia,” ungkap Franka Franklin dilansir Swa.co.id.
Ia Franka Franklin, istri Mendikbud Nadiem Makarim ini ditugaskan untuk mencari orang-orang yang ditargetkan bergabung dalam gerakan itu, misalnya calon pengajar dan sponsor.
Kariernya pun menanjak saat ia bergabung dengan Kanmo Retail Group tahun 2011 sebagai Manajer Grup Digital dan E-commerce. Ia bertanggung jawab menangani Dept. Digital yang baru dibentuk.
“Dunia digital adalah hal baru bagi saya. Tapi tetap saya ambil, dan ini adalah keputusan terbaik selama karier saya. Kami membangun semua dari awal. Kami orang di toko,” ia menjelaskan. Nampaknya, lompatan besar ini pula yang akhirnya mengantarkan Franka ke posisinya sebagai CMO Luxola Indonesia sekarang.
5. Menikah di Bali
Sukses dengan dunianya, Franka melengkapi hidupnya dengan menerima pinangan Nadiem Makarim 2014 silam.
Mereka menikah di pulau romantis dan dijuluki pulau dewata, Pulau Bali.
Agama
Selain soal status sosial, netizen penasaran dengan agama yang dianut Franka Franklin, istri Mendikbud Nadiem Makarim.
Berdasarkan penelusuran tribun-timur.com, sejumlah foto menunjukkan wanita cantik tersebut mengenakan kalung salib.
Misal dalam momen makan malam ini, background banyak orang dirinya mengenakan gaun putih dengan kalung salib di lehernya.
Franka Franklin, istri bos Gojek, mengenakan kalung salib (Facebook.com/SariMakkyPhotography)
Ada juga saat dirinya melangsungkan pernikahan.
Terlihat jelas dirinya mengenakan kalung salib saat foto dirinya diabadikan di hari bahagia tersebut.
Foto Pernikahan Nadiem Makarim dan Franka Franklin (FACEBOOK.COM/SARIMAKKIPHOTOGRAPHY)
Foto yang diposting akun facebook Frando Labetubun juga memperlihatkan Nadiem Makarim dan Franka Franklin melangsung pernikahan.
Foto pernikahan Nadiem Makarim dan Franka Franklin (Facebook/FrAndo Labetubun)
Selain foto pernikahan, akun FrAndo Labetubun juga memposting foto Nadiem Makarim seorang anak perempuan.
Nadiem Makarim menggendong anaknya. (Facebook/FrAndo Labetubun)
Untuk kedua foto di atas, akun FrAndo Labetubun memberi keterangan, Upacara Pernikahan mentri Pendidikan kita yg baru (tdk tahu kpn). Muslim turunan Arab, isterinya Katolik. Yg berkati pernikahannya Romo Johanes Sudrijanta SJ.Yang baptis anaknya secara Katolik adalah Rm Andang Binawan SJ.
#sumber foto dri bpk Edi Danggur.
Foto yang sama juga diposting akun instagram yosh_mbete_wangge dan muncul di akun instagram nadiemmakarimofficial
yosh_mbete_wangge: Nadiem, Seorg Muslim Taat bersama pastor yang baru membaptis putrinya. Isti pria berusia 35 tahun yg menjadi Mendikbud-Dikti ini adalah seorang katolik taat... semoga kebiasaan hidup toleransi yang dimilikinya mewabah pada seluruh anak bangsa
#nadiemmakarim
@nadiemmakarimm
Biodata suaminya Nadiem Makarim :
Melansir dari Wikipedia berikut biodata Nadiem Makarim.
Pemilik nama lengkap Nadiem Anwar Makarim adalah pengusaha asal Indonesia.
Pria kelahiran Singapura, 4 Juli 1984 (35 tahun) adalah pendiri serta CEO Gojek, sebuah perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring.
Keluarga
Nadiem Anwar Makarim adalah putra dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri.
Ayahnya adalah seorang aktivis dan pengacara terkemuka yang berketurunan Minang-Arab.
Nadiem Makarim Dipanggil ke Istana, Mengaku Siap Jadi Menteri Jokowi & Tinggalkan Jabatan CEO Gojek (Tangkapan Layar KompasTV)
Sedangkan ibunya merupakan penulis lepas, putri dari Hamid Algadri, salah seorang perintis kemerdekaan Indonesia.
Ya Nadiem Makarim menikah dengan Franka Franklin.
Keduanya dikaruniai seorang anak perempuan, Solara Franklin Makarim.
Pendidikan
Mendikbud Nadiem Makarim menjalani proses pendidikan dasar hingga SLTA berpindah-pindah dari Jakarta ke Singapura.
Setelah menyelesaikan pendidikan SMA-nya di Singapura, pada tahun 2002 ia mengambil jurusan Hubungan Internasional di Brown University, Amerika Serikat.
Setelah memperoleh gelar sarjana pada tahun 2006, tiga tahun kemudian ia mengambil pasca-sarjana dan meraih gelar Master of Business Administration di Harvard Business School.
Bisnis
Tahun 2018 lalu, Nadiem Makarim menduduki urutan ke 150 dalam 150 orang terkaya di Indonesia.
Kekayaan Nadiem Makarim kurang lebih Rp 1,4 Miliar.
Pada tahun 2006, Nadiem memulai kariernya sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company.
Setelah memperoleh gelar MBA, ia terjun sebagai pengusaha dengan mendirikan Zalora Indonesia.
Di perusahaan tersebut ia juga menjabat sebagai Managing Editor. Setelah keluar dari Zalora, ia kemudian menjabat sebagai Chief Innovation Officer (CIO) Kartuku, sebelum akhirnya fokus mengembangkan Go-Jek yang telah ia rintis sejak tahun 2011.
Saat ini Gojek merupakan perusahaan rintisan terbesar di Indonesia. Pada bulan Agustus 2016, perusahaan ini memperoleh pendanaan sebesar USD 550 juta atau sekitar Rp 7,2 triliun dari konsorsium yang terdiri dari KKR, Sequoia Capital, Capital Group, Rakuten Ventures, NSI Ventures, Northstar Group, DST Global, Farallon Capital Management, Warburg Pincus, dan Formation Group.
McKinsey & Co (2006-2009) Sekembalinya dari Harvard dengan gelar MBA, Nadiem memutuskan untuk pulang ke tanah air dan bekerja di McKinsey & Co. Nadiem menjadi konsultan McKinsey selama 3 tahun.
Zalora Indonesia (2011-2012)
Nadiem menjadi Co-Founder dan Managing Director Zalora Indonesia pada tahun 2011.
Pada 2012, Nadiem memutuskan keluar dari Zalora untuk membangun startup sendiri, termasuk Gojek yang pada waktu itu memiliki 15 karyawan dan 450 mitra driver.
Dia mengaku telah belajar cukup banyak di Zalora, yang merupakan tujuan utamanya ketika menerima pekerjaan di perusahaan itu.
Di Zalora, Nadiem memiliki kesempatan membangun mega startup dan bekerja dengan sejumlah talenta terbaik di kawasan Asia.
Kartuku (2013-2014)
Sambil mengembangkan Gojek, Nadiem juga menjadi Chief Innovation Officer Kartuku setelah keluar dari Zalora.
Saat awal berdiri, Kartuku tidak ada kompetitor dalam sistem pembayaran non-tunai di Indonesia Kartuku kemudian diakuisisi Gojek untuk memperkuat GoPay.
Gojek (2010)
Nadiem mendirikan Gojek pada 2010 dan kini Gojek sudah menjadi salah satu dari 19 decacorn di dunia, dengan valuasi Gojek mencapai USD 10 miliar.
Gojek pertama kali berdiri sebagai call centre, menawarkan hanya pengiriman barang dan layanan ride-hailing dengan sepeda motor.
Sekarang, Gojek telah bertransformasi menjadi super app, menyediakan lebih dari 20 layanan, mulai dari transportasi, pengantaran makanan, kebutuhan sehari-hari, pijat, bersih-bersih rumah, logistik hingga platform pembayaran digital yang dikenal dengan GoPay.
Nadiem Makarim secara live saat di Istana Negara menyampaikan kepada awak media, sudah tidak memiliki posisi apapun di Gojek.
Nadiem Makarim pun sudah membenarkan mendapat tawaran dari Presiden terpilih Joko Widodo menjadi meteri kabinetnya, dan Nadiem menerima. (*)
Artikel ini telah tayang di https://hot.grid.id/read/181897137/anaknya-jadi-mendikbud-sosok-ayah-nadiem-makarim-ternyata-bukan-orang-sembarangan-mantan-bos-hotman-paris-yang-bikin-banyak-orang-segan?page=all