Pencurian Air Di Kota Ende Marak

pencurian air di Kota Ende saat ini marak terjadi. Modus yang dilakukan adalah para pelaku melubangi pipa namun ada juga yang langsung me

Pencurian Air Di Kota Ende Marak
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Plt Dirut PDAM, Kosmas Nyo 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Kasus pencurian air di Kota Ende saat ini marak terjadi. Modus yang dilakukan adalah para pelaku melubangi pipa namun ada juga yang langsung membuka pada sambungan pipa. Aksi tersebut pada umumnya dilakukan di malam hari ketika warga sedang tidur.

Plt Dirut PDAM Ende, Kosmas Nyo mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com,Jumat (25/10/2019) di Ende.
Kosmas mengatakan bahwa memasuki musim kemarau seperti saat ini pasokan air ke warga memang terbatas karena menurunnya debit air pada sumber-sumber mata air yang selama ini menjadi sumber air baku untuk PDAM Ende.

Dalam kondisi demikian ada oknum warga lalu menempuh cara-cara ilegal untuk mendapatkan air yakni dengan mencuri air yang dipasok PDAM Ende ke rumah warga,ujar Kosmas.

“Kita maklum saat ini sedang musim panas sehingga pasokan air ke rumah warga menjadi terbatas namun demikian bukan menjadi alasan pembenaran oknum warga untuk mencuri air,”kata Kosmas.
Kosmas mengatakan bahwa terkait dengan aksi pencurian air itu bukan atas asumsi namun berdasarkan temuan di lapangan oleh para petugas PDAM Ende.

Menurut Kosmas para pelaku pencurian memiliki peralatan yang memadai seperti kunci maupun bor yang memungkinkan mereka melakukan aksinya untuk mencuri air.

Terhadap aksi pencurian itu ujar Kosmas tidak saja merugikan PDAM Ende namun juga warga di sekitar lokasi pencurian karena warga tidak mendapatkan pasokan air yang memadai karena sebagiannya telah dicuri.

“Kalau dari PDAM Ende memang jelas mengalami kerugian karena terkesan air keluar secara gratis itu artinya tidak ada pemasukan bagi PDAM,”kata Kosmas.

Maraknya aksi pencurian air ujar Kosmas, PDAM Ende juga kerap menjadi sasaran kemarahan warga yang airnya tidak keluar karena warga berpikir bahwa PDAM Ende tidak menyalurkan air padahal airnya sudah disalurkan namun tidak sampai ke rumah warga karena sudah dicuri oleh oknum warga lainnya.

Terhadap tindakan itu kata Kosmas pihaknya sangat menyayangkan aksi pencurian air dan oleh karena itu pihaknya mengingatkan kepada oknum pelaku pencurian air agar segera menghentikan tindakan tersebut.

Menurut Kosmas apabila masih ada oknum warga yang melakukan pencurian air maka PDAM Ende akan melakukan tindakan tegas dengan menempu jalur hukum kepada yang bersangkutan.
Tindakan hukum harus dilakukan sebagai efek jera dan juga peringatan kepada warga lain agar tidak melakukan hal yang sama di kemudian hari,ujar Kosmas.

“Bahaya kalau kita biarkan terus maka harus ada tindakan hukum karena apapun alasannya pelaku pencurian air tidak dibenarkan karena hal tersebut sama seperti aksi pencurian listrik di kota-kota besar,”kata Kosmas. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved