12 Film Ditonton Ribuan Pelajar Maumere di Science Film Festival 2019

Sebanyak 12 Film ditonton ribuan pelajar Maumere Sikka di Science Film Festival 2019

POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Antusias murid SD dan siswa SMP dan SMA di Kota Maumere mengikuti Science Film Festival (SFF) SMAK Frateran Maumere (Smater) dan Goethe Institute, Jumat (25/10/2019) di Aula Mardi Wiyata Maumere, Pulau Flores. 

Sebanyak 12 Film ditonton ribuan pelajar Maumere Sikka di Science Film Festival 2019

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Sebanyak 12 jenis film ditonton dua ribu lebih pelajar Kota Maumere, Pulau Flores, dalam Science Film Festival (SFF) SMAK Frateran Maumere (Smater) dan Goethe Institute, Jumat-Sabtu (25-26/10/2019) di Aula Mardi Wiyata Maumere, Pulau Flores.

Dari ke- 12 film itu, ada lima film untuk murid SD yakni The Show With the Elephant:Astronaut; House of Little Scientists Natural Fiber (Rumah Ilmuwan Cilik); The Marble Brothers' Great Adventure; Dino Dana-Game of Bones; Oud Squat: Good Egg Bad Egg.

Dipercaya Jadi Ketua Pesparani Kabupaten Lembata, Haji Mansyur Masan Purab Mengucapkan Terima kasih

Tiga film untuk kategori SMP, yakni Nanogirl and the Imaginauts; Experiment Children's Science, dan Earth to Future-A Future Without Plastic.

Sedangkan empat film untuk kategori SMA yakni Ralph ad the Dinosars; Outdoors Bound-Plastic in My Food; Nine a half-Your Reporters: Scarp Everything; dan The Show with the Mouse.

Ketua Panitia SFF, Kristoforus Igo, menjelaskan SFF merupakan perayaan komunikasi sains di Asia Tenggara Asia Selatan, Afrika, Timur Tengah dan Amerika Latin.

Kadumbul dan Kambatatana Jadi Lokasi Karya Bhakti Binter Terpadu Tahun 2019 Kodim Sumba Timur

"Festival mempromosikan literasi kesadaran akan isu-isu ilmiah, teknologi dan lingkungan melalui penayanan film-fim sains internasional
dan permainan-permainan sains yang dapat diadopsi oleh peserta didik dan para pendidik," kata Kristo.

Kristo melanjutkan, SFF menyajikan masalah-masalah ilmiah yang diakses dan menghibur untuk khalayak luas dan menunjukkan bahwa sains bisa menyenangkan.

Seusai menonton setiap film sesuai kategori jenjang pendidikan, peserta diwajibkan mengikuti eksperimen atau mengikuti game/pertanyaan yang disiapkan panitia terkait materi yang ada dalam film yang telah ditonton itu.

"Peserta diharapkan menonton film ini secara seksama, menyimak dan mengerti secara baik sehingga pada saat eksperimen peserta diharapkan mampu menjawab pertanyaan/game yang diajukan oleh panitia," kata Kristo.

Kristoforus menjelaskan SFF hendak mengedukasi sains kepada kaum muda melalui penayangan film sehingga mudah dipahami.

Ajang ini juga untuk promosi SMAK Frateran Maumere kepada peserta didik se-Kabupaten Sikka, memotivasi kaum muda mengenal dan memahami sains secara mendalam, menunjukkan kepada kaum muda bahwa sains menyenangkan dan menghibur.

Mendorong kaum muda memiliki rasa ingin tahu dan minat terhadap ilmu pengetahuan dan menunjukkan bahwa hiburan dan proses belajar dapat dikombinasikan secara efektif melalui media film dan televisi.

"SFF ini diharapkan menjadi contoh yang baik untuk menunjukkan kesempurnaan pembuatan film sains dan memberikan pengetahuan dan pemahaman sains kepada pelajar dan para tokoh
pendidikan," kata Kristo Igo. (laporan reporter pos-kupang.com, eginius mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved