Selasa, 21 April 2026

Berita Lifestyle

Healthy: dr. Ferdinand Maubere: Mencegah Kanker dengan Pola Hidup Sehat

Apakah kanker dapat dicegah? Ya, secara umum kanker dapat dicegah melalui gaya hidup sehat.

dokumntasi pos kupang
dr. Ferdinand Maubere 

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Apakah kanker dapat dicegah? Ya, secara umum kanker dapat dicegah melalui gaya hidup sehat, terutama bila dimulai sejak dini.

Menurut WHO (World Health Organization), antara 30-50% kanker dapat dicegah.

Dengan mengutamakan pola hidup sehat sejak dini, kita dapat mencegah kanker dari sekarang.

RAMALAN ZODIAK Rabu 23 Oktober 2019, Scorpio Digosipin, Capricorn Ramah, Pisces Cuek

Berikut ini rangkumansaran dan rekomendasi pencegahan kanker dari WHO, World Cancer Reasearch Fund, Komite Penanggulangan Kanker Nasional, dan Yayasan Kanker Indonesia.

1. Berhentilah Merokok
Baik orang yang merokok, maupun orang yang secara tidak langsung terkena asap rokok (perokok pasif) memiliki resikomengidap kanker.

Rokok (juga termasuk di dalamnya tembakau kunyah) dapat menyebabkan kanker paru, esofagus, laring, mulut, tenggorokan, ginjal, kandung kemih, pankreas, lambung, dan kanker serviks pada perempuan.

2. Batasi Konsumsi Alkohol
Untuk mencegah kanker, sangat disarankan untuk tidak mengkonsumsi minuman beralkohol sama sekali, misalnya bir, wine, tuak, arak dan minuman lainnya yang mengandung alkohol di dalamnya.

16 Dokter Undana Kupang Dilantik dan Diambil Sumpahnya, Ini Nama Mereka

Konsumsi alkohol merupakan penyebab kanker mulut, faring, laring, esofagus (kerongkongan), liver, kolorektal (usus), payudara, dan lambung.

3. Jaga Berat Badan Ideal, Hindari Stress, dan Istirahat Cukup
Obesitas dan berat badan berlebih mengakibatkan tingginya komposisi lemak tubuhyang pada akhirnya dapat menyebabkan berbagai jenis kanker, misalnya kanker esofagus, kolorektal, payudara, endometrium (rahim), ginjal, dan pankreas. Pastikan Anda memiliki berat badan ideal sejak usia muda dan masa anak-anak (18,5-24,9 pada Indeks Masa Tubuh).

Selain itu, Anda juga perlu menghindari stress psikis berlebihdan memiliki waktu istirahat yang cukup setiap harinya.

Stress pikiran yang berat dan berkepanjangan dikatakan dapat berimbas pada menurunnya sistem pertahan tubuh dalam memerangi berbagai jenis penyakit dan masalah yang timbul di tubuh Anda, termasuk dalam memerangi sel-sel kanker yang mungkin dapat muncul.

4. Kurangi Konsumsi Daging Merah, Makanan yang Diawetkan/Diproses, dan Berlemak

Begini Tata Cara Daftar CPNS 2019 TERBARU, Jangan Sampai Salah, Tinggal 3 Hari Lagi!

Daging merah dan olahan daging yang dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan timbulnya kanker kolorektal (usus), yang merupakan jenis kanker terbanyak kedua di Indonesia pada laki-laki setelah kanker paru. Daging merah adalah segala jenis daging yang berasal dari hewan mamalia, (sapi, kambing, babi, domba, kerbau, rusa dan sebagainya).

Olahan dagingmisalnya dengan pengasapan (daging sei), diasinkan, dikeringkan ataupun dibuat menjadi olahan sosis yang diawetkan.

Namun, bukan berarti Anda tidak boleh mengkonsumsi daging merah sama sekali.Konsumsi daging merah yang disarankan adalah maksimal 3 porsi daging merah per minggu (maksimum 350-500 gram daging masak per minggu) dan sesedikit mungkin (atau tidak mengkonsumsi sama sekali) daging olahan yang diproses/diawetkan. Anda juga disarankan untuk mengurangi makanan berlemak tinggi dengan mengkonsumsi sumber protein lain yang lebih sehat, misalnya ikan segar, daging unggas, telur, atau tahu dan tempe yang juga berprotein tinggi.

5. Aktivitas Fisik Teratur dan Olahraga Rutin
Lakukan aktivitas fisik ringan secara rutin setiap harinya. Kurangi duduk terus menerus dan perbanyaklah berjalan kaki. Selain mengurangi resiko berat badan berlebih dan obesitas, pola hidup sehat ini juga dapat memberikan proteksi terhadap kanker.

Kepala BKPP Sebut Kuota CPNS Sumba Tengah 193 Orang

Aktivitas fisik rutin terbukti dapat mengurangi resiko timbulnya kanker kolon (usus), payudara, dan endometrium.

6. Tingkatkan Konsumsi Sayur, Buah, Biji-bijian Utuh, dan Makanan Segar

Mengkonsumsi sayuran berserat, buah-buahan dan biji-bijian utuh terbukti dalam berbagai penelitian mengurangi resiko kanker kolorektal dan berbagai kanker lainnya.

Pastikan Anda selalu mengkonsumi sayuran dan buah-buahan segar beberapa kali setiap harinya.

7. Hindari Penyakit Akibat Hubungan Seksual
Hindari berhubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan dan gunakan kondom untuk menghindari resiko tertular infeksi menular seksual.

Gantikan Tito Karnavian Presiden Jokowi Tunjuk Komjen Ari Dono sebagai Plt Kapolri

Virus HPV(Human papillomavirus) misalnya, dapat menjangkit melalui kontak seksual dan dapat menimbulkan kutil kelamin hingga kanker serviks (mulut rahim)yang mematikan pada wanita dan merupakan jenis kanker kedua terbanyak kasusnya pada wanita di Indonesia, setelah kanker payudara.

8. Periksalah Kesehatan Secara Berkala dan Teratur
Penanganan kanker yang terbaik adalah bila dilakukan sedini mungkin, ketika keluham dan stadium kanker belum pada fase mematikan.

Ingatlah untukmemeriksakan kesehatan fisik Anda secara teratur ke dokter, terutama bila Anda merasa adanya keluhan-keluhan yang tidak wajar.

Pemilihan Ketua Sinode GMIT Periode 2020-2023 One Man One Vote

Dikutip dari Komite Penanggulangan Kanker Nasional dan Yayasan Kanker Indonesia, berikut contoh gejala-gejala yang perlu Anda periksakan ke dokter, dirangkum dalam slogan "WASPADA":

W : Waktu buang air besar atau kecil ada perubahan kebiasaan atau gangguan.

A : Alat pencernaan terganggu dan susah menelan

S : Suara serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh

P : Payudara atau di tempat lain ada benjolan (tumor)

A : Andeng-andeng (tahi lalat) yang berubah sifatnya, menjadi semakin besar dan gatal.

D : Darah atau lendir yang tidak normal keluar dari tubuh

A : Adanya koreng, borok, atau luka yang tak mau sembuh-sembuh. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved