Bayi Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Saat Ditolong Berhenti Menangis, Polisi Buru Orangtua

Bayi yang baru lahir itu ditemukan pada 21 Agustus di lereng bukit terpencil di Jinan, Provinsi Shandong, oleh pasangan warga lokal.

Bayi Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Saat Ditolong Berhenti Menangis, Polisi Buru Orangtua
Weibo via South China Morning Post
Seorang bayi ditemukan setelah dikubur hidup-hidup dalam lubang yang tertutupi beton di China oleh pasangan warga lokal 

Polisi senior di Distrik Bareilly Abhinandan Singh, tempat bayi baru lahir itu ditemukan, berkata dia mencurigai orangtua si bayi juga terlibat.

"Sebabnya meski saat ini kasusnya sudah menjadi konsumsi publik, mereka (orangtua si bayi) tidak juga datang menjemputnya," kata Singh.

Bayi itu ditemukan secara tak sengaja pada Kamis (10/10/2019) oleh warga desa yang kebetulan akan memakamkan bayi mereka yang juga baru lahir.

Dalam kepercayaan Hindu, jenazah seseorang bakal dikremasi oleh kerabatnya. Namun untuk bayi dan anak-anak, mereka dikubur.

Singh mengungkapkan, warga itu baru menggali sedalam 90 sentimeter ketika sekopnya menghantam pot tanah liat yang kemudian pecah.

"Mereka mendengar ada suara bayi menangis. Saat mereka membuka pot yang pecah itu, mereka menemukan ada bayi dikubur hidup-hidup," tutur Singh.

Si bayi segera dilarikan ke rumah sakit milik pemerintah setempat, dan segera dirujuk ke bagian perawatan intensif pasca-kelahiran.

"Saya kira dia baru berusia satu pekan ketika dibawa ke rumah sakit," terang kepala dokter anak Saurabh Anjan via sambungan telepon.

Anjan menerangkan, dia dilahirkan secara prematur saat baru berumur 30 pekan, dan berbobot 1,1 kilogram yang tergolong sangat rendah.

Selain itu, dia mengalami hipotermia dengan suhu tubuhnya hanya 35 derajat Celsius (dari suhu rata-rata bayi normal 36,5 derajat Celsius).

Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved