SMP Kristen Citra Bangsa Raih Juara Pertama Lomba Cerita Rakyat

Peserta dari SMP Kristen Citra Bangsa Kota Kupang raih juara pertama lomba cerita rakyat

SMP Kristen Citra Bangsa Raih Juara Pertama Lomba Cerita Rakyat
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Benjamin E. Kadja bersama Remalya Eklesiawati Bajoanita Latupeirissa menerima hadiah di di Aula Taman Budaya Gerson Poyk, Jumat (18/10/2019). 

Peserta dari SMP Kristen Citra Bangsa Kota Kupang raih juara pertama lomba cerita rakyat

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Salah satu siswi asal SMP Kristen Citra Bangsa bernama Remalya Eklesiawati Bajoanita Latupeirissa (ReMalya) meraih juara pertama di ajang lomba cerita rakyat tingkat Kota Kupang, di Aula Taman Budaya Gerson Poyk, Jumat (18/10/2019).

Remalya berhasil menyisihkan 47 peserta lomba lainnya. Cerita rakyat yang ia bawakan berjudul "Mone Hebak'ka" asal Pulau sabu Nusa Tenggara Timur.

Masalah Tapal Batas Manggarai Timur dan Ngada, Polres Manggarai Mulai Periksa Warga Sangan Kalo

Remalya memawa pulang hadiah berupa uang tunai Rp10.000.000 sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi yang diberikan langsung oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang.

Benjamin E. Kadja selaku guru pendampingnya ketika dikonfirmasi mengaku bangga dan terharu ketika dewan juri mengumumkan Remalya Eklesiawati Bajoanita Latupeirissa (ReMalya) dengan nomor urut 29 sebagai juara pertama dari puluhan peserta lainnya.

Menurut guru yang akrab disapa Benja ini, ReMalya sudah tampil begtu total dan membawa kepuasaan untuk dirinya.

Stand Pameran Sempat Diterjang Angin, Penutupan Expo Uyelewun Raya Tetap Meriah

"Sebagai guru pendamping saya sangat bangga sekali, ketika umumkan Remalya sebagai juara satu saya terharu bahagia melihat penampilan yang begtu total dari Remalya," jelas Benja.

Lanjutnya, untuk persiapan lomba tersebut Remalya sudah mempersiapkan diri dari satu bulan sebelumnya, baik latihan di rumah ataupun di sekolah. Benja juga memberi apresiasi kepada kedua orangtua ReMalya yang sudah membantu menjaga waktu latihannya di rumah.

"Kita sudah persiapan 1 bulan sebelum lomba ini mulai, di rumah juga dia dikontrol oleh orangtuanya untuk latihan, saya sangat apresiasi itu."

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumulihai Djami, menyampaikan terimakaih banyak kepada seluruh bapak dan ibu pendamping serta kepala sekolah yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia mengaku kegiatan tersebut adalah kegiatan perdana dinasnya dan akan menjadi program tahunan nantinya, karena melalui cerita ini masyarakat akan mengenang kambali kisah dan cikal bakal orang NTT melalui cerita yang disampaikan anak-anak.

Ada nilai-nilai moral yang sangat menyentuh. Selain itu, menurutnya melalui ajang lomba teraebut, para pendidik sedang mempersiapkan mental dan imajinasi anak.

Karena tidak semua orang bisa bicara di depan, apa lagi bercerita. Dumul meminta seluruh guru Kota Kupang untuk terus mengasah kemampuan dan talenta siswa- siswi.

Lomba cerita rakyat tersebut berlangsung selama 3 Hari berturut-turut di Aula Taman Budaya Gerson Poyk. Peserta lomba cerita rakyat tersebut diikuti oleh siswa SD 100 orang, SMP/MTs berjumlah 48 se-kota Kupang. Mereka begitu antusiasi (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved