Marsekal Hadi Tjahjanto & Jenderal Tito Karnavian Pasang Badan Amankan Pelantikan Presiden

Marsekal Hadi Tjahjanto & Jenderal Tito Karnavian Pasang Badan Amankan Pelantikan Presiden, Ini Strateginya

Marsekal Hadi Tjahjanto & Jenderal Tito Karnavian Pasang Badan Amankan Pelantikan Presiden
KOMPAS.com/DHIAS SUWANDI
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat Papua di Kota Jayapura, Selasa (27/08/2019) malam. Kapolri mengajak masyarakat untuk menjaga situasi keamanan di Papua serta jangan terpengaruh hoaks. 

Marsekal Hadi Tjahjanto & Jenderal Tito Karnavian Pasang Badan Amankan Pelantikan Presiden, Ini Strateginya

POS-KUPANG.COM - Marsekal Hadi Tjahjanto & Jenderal Tito Karnavian Pasang Badan Amankan Pelantikan Presiden, Ini Strateginya

Benar-benar keren kedua petinggi TNI Polri ini, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto  dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam berkomitmen mengamankan Pelantikan Presiden, Minggu (20/10/2019).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan komitmen TNI untuk ikut mengamankan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih hasil Pemilu 2019 pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Hal itu disampaikannya usai meresmikan pembentukan Kogabwilhan (Komando Gabungan Wilayah Pertahanan) di Skadron 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (27/9/2019) pagi.

Bahkan Panglima TNI tak segan menyatakan siapapun yang berniat menggagalkan pelantikan presiden akan berhadapan dengan TNI.

“Siapapun yang melakukan tindakan anarkis, inkonstitusional, dan tidak baik, termasuk berupaya menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden hasil Pemilu akan berhadapan dengan TNI,” ungkap Panglima TNI secara lantang.

Pernyataan itu disampaikan Panglima TNI bersama satuan-satuan di tiga matra TNI.

Sebelumnya Menko Polhukam Wiranto mengatakan aksi unjuk rasa mahasiswa dan pelajar di Gedung DPR RI yang dimulai secara elegan serta damai berangsur diambil alih sekelompok orang yang bertujuan menciptakan kerusuhan.

Menko Polhukam Wiranto menegaskan bahwa aksi unjuk rasa akan diubah menjadi gelombang baru dengan tujuan menduduki Gedung DPR RI sampai menggagalkan pelantikan anggota DPR RI periode 2019-2024 yang akan berlangsung 1 Oktober 2019 mendatang.

Halaman
1234
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved