Jokowi-Ma'ruf Diharapkan Menjadikan Pancasila Sebagai Pedoman Perencanaan Pembangunan

Pasangan Jokowi-Maruf diharapkan menjadikan Pancasila sebagai pedoman perencanaan pembangunan

Jokowi-Ma'ruf Diharapkan Menjadikan Pancasila Sebagai Pedoman Perencanaan Pembangunan
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua Fraksi PDIP DPRD NTT, Yunus Takandewa 

Pasangan Jokowi-Maruf diharapkan menjadikan Pancasila sebagai pedoman perencanaan pembangunan

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Presiden RI, Jokowi dan Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma'ruf Amin diharapkan menjadikan Pancasila sebagai pedoman perencanaan pembangunan di segala bidang kehidupan.

Harapan ini disampaikan Ketua Fraksi PDIP DPRD NTT, Yunus Takandewa, Minggu (20/10/2019).

Wakil Ketua DPN Peradi Buka Pendidikan Khusus Profesi Advokat 2019 di Kupang

Menurut Yunus, masyarakat NTT khususnya dan Indonesia tentu sangat mengharapkan, Presiden dan Wapres RI, Jokowi-Ma'ruf menekankan Pancasila sebagai kekuatan jiwa bangsa yakni sebagai pedoman kehidupan, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Kepemimpinan ini mesti menjadikan Pancasila sebagai pedoman perencanaan pembangunan di segala bidang kehidupan. Baik di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, keamanan, maupun bidang lingkungan hidup," kata Yunus.

Ingat Kasus Pencabulan Siswi SMP di Dalam Mobil, Ini Perkembangan Penyidikan di Kepolisian

Ketua Komisi V DPRD NTT ini mengatakan, kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin memiliki esensi Pokok dalam satu kekuatan kolektif.

Dalam mewujudkan Pancasila yang hidup dan menghidupi rakyat dalam berbagai bidang prioritas, yakni bidang sandang pangan papan, pendidikan, tenaga kerja dan jaminan sosial.

"Begitu juga infrastuktur dan lingkungan hidup, agama, kepercayaan, mental spiritual dan kebudayaan," katanya.

Harapan lain, lanjutnya, yang adalah mewujudkan semangat berkebudayaan Indonesia.

"Sebab kesejatian politik terletak pada wajah kebudayaan. Dalam wajah kebudayaan ini, politik menempatkan kemanusiaan sebagai hal yang hakiki," katanya.

Dikatakan, masyarakat adil dan makmur, termasuk di ranah ekonomi, merupakan wujud dari nilai kemanusiaan.

"Demikian halnya hidup rukun, toleran, kedisiplinan, kesetaraan warga negara, merupakan cermin dari penghormatan nilai kemanusiaan," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved