Empat Produk Kerajinan Industri Kecil Menengah NTT Ikut Festival CIDAP di Ekuador

Sebanyak empat produk kerajinan Industri Kecil Menengah NTT ikut Festival CIDAP di Ekuador

Empat Produk Kerajinan Industri Kecil Menengah NTT Ikut Festival CIDAP di Ekuador
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT Drs Ec M Nasir Abdullah MM (tengah) didampingi Kabid Pembangunan Sumber Daya Industri Disperindag NTT Drs Bernard Haning dan Kasi Pengawasan Pengendalian Industri Marcelina Kopong saat jumpa pers di Kupang pada Minggu (20/10/2019). 

Sebanyak empat produk kerajinan Industri Kecil Menengah NTT ikut Festival CIDAP di Ekuador

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Empat produk kerajinan industri kecil menengah ( IKM) dari Provinsi Nusa Tenggara Timur dipastikan akan mengikuti Festival The Enteramerican Center of Crafts and Folk Arts ( CIDAP) 2019 di Cuenca Ekuador.

Kepastian keikutsertaan produk kebanggaan NTT ini diperoleh setelah pemerintah provinsi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menerima surat pemberitahuan dari Panitia CIDAP tertanggal 5 Agustus 2019 tentang informasi peserta yang dinyatakan masuk seleksi dalam Festival CIDAP 2019.

Ingat Kasus Pencabulan Siswi SMP di Dalam Mobil, Ini Perkembangan Penyidikan di Kepolisian

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT Drs Ec M Nasir Abdullah MM kepada wartawan dalam jumpa pers di Kupang pada Minggu (20/10/2019).

Nasir mengatakan, empat produk yang dinyatakan akan mengikuti Festival tersebut terdiri dari tiga produk yang lulus seleksi untuk dipamerkan dan ikut berkompetisi serta satu produk yang diberi kesempatan oleh panitia untuk dipamerkan di festival tahunan Pusat Kerajinan dan Kesenian Populer Antar-Amerika tersebut.

Presiden Jokowi Minta Para Pejabat Perlu Mendobrak Rutinitas, Ini Tujuannya

Dalam Festival yang akan digelar pada 30 Oktober sampai 4 November 2019 tersebut, NTT mengirim 3 produk kerajinan tenunan untuk kompetisi yakni produk tenunan dari IKM Nekmese dan IKM Nekamese dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) serta IKM Nani Nause dari Kabupaten Sikka. Sedang satu produk lainnya, yakni produk anyaman dari IKM Rias Bag Flores Timur akan berpartisipasi dalam pameran.

Tiga produk tenunan yang lolos untuk ikut berkompetisi tersebut, jelas Nasir, telah dikurasi oleh tim Kurator dari CIDAP dari 10 produk yang dikirim. Disperindag NTT, lanjutnya, mendaftar 10 produk yang terdiri dari 3 produk kerajinan anyaman, 1 produk percah kain tenun (aksesoris) dari Kota Kupang serta produk tenun dari 6 IKM dari Kabupaten TTS, Belu, Sikka dan Sumba Timur.

Dari tiga produk tersebut, satu produk tenunan dari Kabupaten Sikka telah memiliki Indikasi Geografis dan dua produk tenun dari Kabupaten TTS telah memiliki hak cipta.

Nasir menambahkan, selain kegiatan festival dan pameran pada 31 Oktober hingga 4 November 2019, selanjutnya pada 5 - 6 November akan dilanjutkan dengan eksibisi tentang tenun ikat NTT dengan tim Ekuador.

Keikutsertaan tim IKM Provinsi NTT dalam Festival tersebut dijelaskannya terlaksana dalam kerjasama Disperindag dan Dekranasda Provinsi NTT.

"Target pertama kita adalah pengakuan internasional, jadi hasil yang sudah dinilai akan dipamerkan. Jika sudah masuk maka akan dipajang di etalase museum CIDAP sehingga barang barang atau kerajinan kita akan menjadi barang dengan standar internasional," jelas Nasir.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Pembangunan Sumber Daya Industri Disperindag NTT Drs Bernard Haning yang didampingi Kasi Pengawasan Pengendalian Industri Marcelina Kopong menambahkan, pengakuan internasional terhadap produk IKM NTT tersebut akan meningkatkan nilai jual produk tersebut.

Sehingga, jelasnya, pemerintah akan melihat respon pasar terhadap produk dalam Festival tersebut agar dalam proses produksi akan datang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

"Yang penting mendapat pengakuan internasional bahwa ini tenun dari NTT, kalau masuk museum maka nilai jualnya tinggi. Pameran ini juga mau melihat respon pasar terhadap produk yang dipamerkan sehingga bisa sesuaikan dengan kebutuhan konsumen baik di nasional maupun internasional," ujar Haning.

Selain agenda Festival CIDAP 2019, Disperindag NTT juga memfasilitasi berbagai IKM mengikuti kegiatan festival seperti Festival tenun ikat dan kerajinan di Sulawesi Selatan serta pameran pangan nusa di Tangerang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved