Kapolsek Alak Amankan Proses Pemulangan Puluhan Warga Pengungsi Wamena Papua

Pejabat Kapolsek Alak amankan proses pemulangan puluhan warga pengungsi Wamena Papua

Kapolsek Alak Amankan Proses Pemulangan Puluhan Warga Pengungsi Wamena Papua
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Kapolsek Alak Polres Kupang Kota, Kompol I Gede Sucitra, SH saat memimpin penjagaan di Pelabuhan Tenau Kupang, Sabtu (19/10/2019). 

Pejabat Kapolsek Alak amankan proses pemulangan puluhan warga pengungsi Wamena Papua

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sebanyak 55 pengungsi asal Wamena, Papua tiba di Pelabuhan Tenau Kupang dengan menumpang kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Kapal Motor (KM) Bukit Siguntang, Sabtu (19/10/2019).

Proses kepulangan puluhan pengungsi ini dijaga ketat pihak kepolisian yang dipimpin langsung Kapolsek Alak Polres Kupang Kota, Kompol I Gede Sucitra, SH.

Ini Kronologi Anggota Polda NTT Dianiaya Satpam di Kupang Saat Bermain Futsal

"Penjagaan dimulai sebelum kapal sandar di pelabuhan Tenau Kupang sekitar pukul 06.30 Wita dan proses kepulangan para pengungsi berjalan aman dan lancar," katanya saat ditemui di area Pelabuhan Tenau Kupang pada Sabtu siang.

Selanjutnya, para pengungsi yang turun dari kapal menuju ke Terminal Gedung Helong diterima langsung oleh pihak Dinas Sosial Provinsi NTT dan dilakukan pengecekan kesehatan dan pendataan ulang.

Para pengungsi dalam kegiatan penerimaan tersebut, kata Kompol I Gede Sucitra, mengaku bersyukur karena dapat diperhatikan oleh pemerintah dan instansi terkait hingga dapat pulang ke kampung halaman.

Ini Kronologi dan Keterangan Saksi Kebakaran 4 Rumah dan Mobil di Pitak, Manggarai

Para pengungsi sebelumnya berlabuh di Makassar, lalu melanjutkan perjalanan ke Kupang.

Terdapat satu pengungsi yang turun di Makassar dan juga empat pengungsi yang tidak terdaftar.

"Dari data yang kami peroleh pihak Dinas Sosial Provinsi NTT, terdapat 1 orang penumpang yang memilih menetap di Makassar atas nama Pdt. Ansel Suleman Boimau asal Kabupaten TTS dan Penambahan 4 orang di atas KM. Bukit Siguntang asal Kabupaten Malaka, sehingga jumlah keseluruhan yang turun di Pelabuhan Tenau Kupang sebanyak 55 orang," jelasnya.

Dirincikannya, para pengungsi yang berasal dari beberapa daerah di Provinsi NTT diantaranya Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten TTS 17, Kabupaten Belu, Kabupaten Alor, Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Rote Ndao.

"Kisaran usia dari 11 bulan hingga 39 tahun," jelasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved