WAH! 208 Hari Sumba Timur NTT Bakal Kurang Hujan Dibandingkan Wilayah Lainnya di Indonesia

WAH! 208 Hari Sumba Timur NTT Bakal Kurang Hujan Dibandingkan Wilayah Lainnya di Indonesia

WAH! 208 Hari Sumba Timur NTT Bakal Kurang Hujan Dibandingkan Wilayah Lainnya di Indonesia
dok
Prakiraan cuaca di Sumba Timur 

WAH! 208 Hari Sumba Timur NTT Bakal Kurang Hujan Dibandingkan Wilayah Lainnya di Indonesia 

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU - Wilayah Sumba Timur di Pulau Sumba, Propinsi NTT merupakan salah satu daerah dengan kurang hujan terpanjang di seluruh wilayah Indonesia mencapai 208 hari.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Stasiun Meteorologi UMK Waingapu, Elias Limahelu yang dikirimnya di group WatsApp Forum PRB Sumba Timur, Jumat (18/10/2019).

Dalam laporan prakiraan yang dikirim Elias dalam group WatsApp itu bertuliskan daerah kurang hujan terpanjang hingga awal Oktober Tahun 2019, Propinsi Nusa Tenggara Timur, Sumba Timur 208 hari, sebagian Lembata 197 hari, sebagiab Belu 176 hari, Rote Ndao 167 hari, sebagian Kupang 166 hari, Kota Kupang 165 hari, Sebagian Ende 161 hari, sebagian Sikka 161 hari, Rendu Nagekeo 160 hari dan wilayah Daikeo Sabu Raijua sebanyak 159 hari.

Elias juga dimintai POS-KUPANG. COM untuk menjelaskan mengapa Sumba Timur merupakan wilayah kurang hujan terpanjang di seluruh Wilayah Indonesia, Elias menjelaskan, seperti laporan Pos hujan yang ada di Sumba Timur yang dihimpun oleh Stasiun Klimatologi Kupang, Desa Rambangaru Kecamatan Haharu pesisir utara Sumba Timur masuk dalam zona musim 254 adalah daerah yang mempunyai hari Tanpa Hujan terbanyak yakni 208 hari dibandingkan daerah lainnya.

´┐╝Dikatakan Elias, wilayah Kabupaten Sumba Timur dan Sumba tengah memiliki 3 Zona Musim (ZOM) diantara nya adalah ZOM 253, 254 dan 255.

Dimana untuk normal panjang musim kemarau di wilayah ZOM 253 yakni wilayah Kananggar dan Tanarara adalah April III hingga November I dengan panjang musim kemarau adalah 20 dasarian.

Untuk wilayah ZOM 254 yakni Kota Waingapu, Wula, Tanaraing, Rambangaru, Melolo, Ngallu, Kawangu, Kanatang, Wanga, dan Mauhau adalah Maret II hingga Desember I dengan panjang musim kemarau adalah 27 dasarian.

Sedangkan untuk ZOM 255 seperti wilayah Kamanggih, Malahar, Nggongi dan Tawui adalah April II hingga Oktober III dengan panjang musim kemarau adalah 20 dasarian. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved