Polres TTU Benarkan Adanya Laporan Mengenai 50 Warga yang Mengalami Keracunan

Dimana daging tersebut milik salah seorang warga bernama Edmundus Tnesi Ampolo yang disembelih dalam kadaan sudah mati

Polres TTU Benarkan Adanya Laporan Mengenai 50 Warga yang Mengalami Keracunan
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Para petugas di Puskesmas Lurasik sedang merawat warga yang mengalami keracunan, Kamis (17/10/2019). 

Polres TTU Benarkan Adanya Laporan Mengenai 50 Warga yang Mengalami Keracunan

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Kasat Reskrim Polres Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) AKP. Tatang Prajitno Panjaitan membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai warga di Kecamatan Biboki Selatan yang mengalami keracunan.

Tatang mengatakan, kejadian tersebut baru dilaporkan kepada pihak kepolisian di Polsek Lurasik pada Jumat (18/10/2019) sekira pukul 07:40 Wita

"Benar ada kejadian keracunan. Tapi kejadian baru dilaporkan pagi tadi pukul 07:40 Wita di Polsek Lurasik," kata Tatang kepada Pos Kupang melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (18/10/2019).

Tatang mengungkapakan, atas laporan tersebut dirinya langsung memerintahkan anggota piket dan tim identifikasi Polres TTU untuk membantu membackup petugas kepolisian di Polsek Lurasik.

"Setelah kami mendapat laporan, anggota piket dan tim identifikasi saya perintahkan untuk back up ke sana," ujarnya.

Diberitakan media ini sebelumnya, sebanyak 50 orang warga di Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor TTU dilarikan ke Puskesmas Lurasik, Kamis (17/10/2019).

Warga sebanyak itu dilarikan ke Puskesmas Lurasik karena diduga makan daging sapi yang sudah mati sehari sebelum dilarikan ke puskesmas tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, 50 orang warga yang dilarikan ke Puskesmas Lurasik tersebut dari beberapa desa yang ada di sekitar kecamatan Biboki Selatan.

Mereka berasal dari Desa Biloe, Desa Sapaen, Desa Hauteas Barat, dan Desa Taunbaen Timur dengan jumlah penderita keracunan kurang lebih sebanyak 50 Orang.

Halaman
12
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved