Breaking News:

Jadi Menteri di Kabinet Jokowi, Viktor Laiskodat Bertemu Presiden, "Tidak Lari dari Tanggung Jawab"

Jadi Menteri di Kabinet Jokowi, Viktor Laiskodat Bertemu Presiden, "Tidak Lari dari Tanggung Jawab"

Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Alfred Dama
KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, saat diwawancarai sejumlah wartawan di Hotel Sasando Kupang, Jumat (5/4/2019) 

"Saya yakin Melki yang aktivis ini bisa, hindari tindakan yang berputar-putar berurusan dengan KPK. Dari NTT juga ada tiga perempuan,

jangan sampai hanya jadi pelengkap, tapi harus omong untuk kepentingan nasional. Melki harus tetap di tengah jaga Pancasila.

Di sana ada Johnny Plate, Herman Hery, Benny Harman yang semuanya pintar-pintar," ujar Gubernur Viktor. 

Anwar Pua Geno yang didaulat berbicara mewakili Partai Golkar menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laikodat yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara syukuran rakyat.

Anwar mengatakan pada pemilu legislatif kali ini, Golkar disalib oleh badiknya Nasdem, sehingga Golkar hanya meraih dua kursi di DPR RI, Nasdem tiga kursi.

Ada harapan kuat kepada kader muda ini agar memberikan dukungan kuat menuju NTT Bangkit, NTT Sejahtera dengan gelontoran dana-dana pusat yang lebih besar.

Presiden Jokowi saat berkunjung ke Kupang didampingi Gubernur NTT, Viktor Laiskodat.
Presiden Jokowi saat berkunjung ke Kupang didampingi Gubernur NTT, Viktor Laiskodat. (ISTIMEWA)

"Saya yakin Melki bisa melakukan itu. Ada Ansy Lema, Angelo Wake Kako sebagai kader muda NTT untuk membangun NTT. Golkar berharap keberadaan Melki di Golkar membawa perubahan bagi NTT. Tugas Melki sebagai anggota DPR RI harus diimbangi dengan tugasnya sebagai Ketua DPD Partai Golkar NTT, apalagi ada pilkada di sembilan kabupaten pada 2020, dimana Golkar bertekad menangkan semua pilkada itu," lanjut Anwar.

Melki Laka Lena mengatakan, ini hasil kerja keras semua pihak, seperti mamanya, orang yang berjasa saat masih kecil, lingkungan di Oeba, SD Don Bosco 3, para guru, Melki Mekeng, DPD Golkar, Pak Medah, Jacki Uly, para bupati, Yayasan Tunas Muda yang setia sejak sayembara NTT, relawan, Pak Viktor Laiskodat dan pihak-oihak yang dengan caranya masing-masing mendukung dirinya hingga terpilih dan dilantik menjadi anggota DPR RI.

"Kalau saya benar di Komisi IX kami akan memberi perhatian pada gizi buruk dan lain-lain, kita membangun NTT dari Jakarta. Saya asal Ende tapi putra TTS karena TTS menyumbang 11 ribu, tentunya saya akan memberikan perhatian lebih, " kata Melki.

Dirinya juga mengaku tetap tidak berubah, walau anggota DPR RI. "Silahkan mengkritik saya, memberikan usul saran. Apa yang telah diingatkan Pak Viktor soal UU KPK dan saya harus tetap menjaga diri," kata Melki.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Geradus Manyela)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved