Umat Paroki Wolosambi Bangun Tribun Lapangan Libatkan Remaja Masjid

Masyarakat Wolosambi mampu menunjukan rasa toleransi antar umat beragama, dengan sama-sama bergotongroyong membangun tribun

Umat Paroki Wolosambi Bangun Tribun Lapangan Libatkan Remaja Masjid
POS KUPANG/ISTIMEWA
Umat Paroki Wolosambi Bersama Elemen Masyarakat Lainnya Membangun Tribun Lapangan, Rabu (16/10/2019). 

Umat Paroki Wolosambi Bangun Tribun Lapangan Libatkan Remaja Masjid

POS-KUPANG.COM|ENDE--Sekitar 500 umat Paroki Wolosambi dan 150 Remaja Masjid (Remas) Mauwaru serta siswa SMAK Wolosambi dan anggota Polisi Sektor Mauponggo di Kabupaten Nagekeo, NTT membangun tribun penonton yang akan digunakan pada Open Tournamen SMAK Cup II, Rabu (16/10/2019).

Demikian informasi yang diterima Pos Kupang.Com dari panitia Tournamen SMAK Cup II, Lody Raga, Kamis (17/10/2019).

“Suatu contoh yang patut diteladani oleh segenap insan di republik ini, di tengah situasi nasional yang bergejolak oleh teror radikalisme, namun warga Masyarakat Wolosambi mampu menunjukan rasa toleransi antar umat beragama, dengan sama-sama bergotongroyong membangun tribun lapangan yang merupakan aset Paroki Wolosambi,”kata Lody.

Lody mengatakan pengerjaan podium dengan konstruksi lantai 2 ini, (32 x 9x 7) meter kubik yang menelan biaya kurang lebih setengah milyar ini, dibangun dengan swadaya dari sumbangan umat Wolosambi yang digerakan oleh pastor Paroki Wolosambi RD. Rudolf . Eka.

Sebagaimana yang dikatakan RD Rudolf melalui Lody mengatakan, tujuan pembangunan tribun ini untuk kepentingan pelaksanaan turnamen SMAK Joanne Baptista Wolosambi, yang akan di gelar beberapa hari lagi.

“Ini merupakan agenda rutin dari Askab PSSI Kabupaten Nagekeo, sehingga perlu dikerjakan secara permanen agar berkelanjutan menjadi aset umat Paroki Wolosambi,”ujarnya.

Lody mengatakan gagasan untuk membangun tribun muncul dari umat paroki Wolosambi melalui beberapa tokoh juga didukung oleh Gereja dan Pemerintah kecamatan Mauponggo juga Kapolsek Mauponggo juga Danramil Mauponggo dan umat Islam dan juga Umat Protestan yang ada di Kecamatan Mauponggo.

Bruno Sawi Toyo DPP Paroki Wolosambi, yang juga adalah anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, mengatakan bangga dengan partisipasi masyarakat yang datang dengan tanpa paksaan, terlebih atas partisipasi umat Islam Mauwaru karena hanya dengan himbauan saja datang berkerja sama sehingga pengerjaan yang sangat besar diselesaikan.

“Ini selaras dengan motto yang selalu kita dengungkan, baik di pemerintah maupun agama yakni too jogho waga sama,”ujarnya.

Devi (19) anggota Remaja Masjid Mauwaru mengaku bangga dan senang bisa berpartisipasi dalam rangka mengerjakan podium lapangan Paroki Wolosambi.

Sekolah Islam Gender PMII Beri Kontribusi Pada Peradaban Perempuan NTT

Si Jago Merah Lahap Tiga Rumah di TTS, Elisabeth Faot Mengaku Hanya Miliki Pakaian di Badan

“Ini merupakan wujud persatuan dan kesatuan antar umat beragama, kami harapkan persaudaraan ini terus terjalin ke depan,”katanya.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved