News

Si Jago Merah Lahap Tiga Rumah di TTS, Elisabeth Faot Mengaku Hanya Miliki Pakaian di Badan

Si jago merah melalap tiga rumah darurat (berdinding bebak, beratap alang-alang, berlantai tanah) di Desa Nulle-TTS, Selasa (15/10/2019)

Si Jago Merah Lahap Tiga Rumah di TTS, Elisabeth Faot Mengaku Hanya Miliki Pakaian di Badan
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Sisa puing-puing sebuah rumah hangus terbakar api. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Dion Kota

POS KUPANG, COM, SOE - Si jago merah melalap tiga rumah darurat (berdinding bebak, beratap alang-alang, berlantai tanah) di Desa Nulle-TTS, Selasa (15/10/2019). Semua perabot dalam tiga rumah naas itu ludes terbakar.

Kebakaran terjadi siang bolong gara-gara oknum warga Nule, Filipi Amaral, membakar rerumputan kering saat membuka kebun. Api yang membesar melahap rerumputan kering itu tertiup angin lalu menjilat tiga rumah korban hingga rata tanah. Kebun Filipi berdekatan dengan tiga rumah yang terbakar. Kini
Filipi sudah ditahan polisi.

Elisabeth Faot, salah satu pemilik rumah yang terbakar, mengakui, saat kejadian berada di posyandu, sedangkan sang suami di kebun.

"Sekitar pukul 12.00 Wita, saya mendapat informasi rumah terbakar. Saya bergegas pulang bersama anak saya. Dari kejauhan saya lihat api menyala menghanguskan rumah saya. Tak ada barang yang bisa diselamatkan. Hanya tersisa pakaian di badan," tutur Elisabeth.

Alexander Faot, korban lainnya, mengatakan, saat kebakaran terjadi dirinya dalam perjalanan ke lokasi kerja. Rumah dijaga orangtua yang sudah berusia senja.

"Beruntung saat kebakaran kedua orangtua saya bisa menyelamatkan diri. Bangunan rumah dan dapur yang dibangun terpisah habis terbakar. Stok jagung untuk makan dan bibit juga habis terbakar," ujar Alex.

Untuk diketahui tiga rumah yang terbakar milik Aleksander Faot, Yohanes Tefa dan rumah milik Elisabeth Faot. Ditaksir kerugian material mencapai Rp 100 juta lebih. *

Penulis: Dion Kota
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved