Masyarakat NTT Diimbau Doa Bersama Untuk Kelancaran Pelantikan Presiden Wakil Presiden RI

seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan dan kedamaian dalam rangka kelancaran pelaksanaan pelantikan

Masyarakat NTT Diimbau Doa Bersama Untuk Kelancaran Pelantikan Presiden Wakil Presiden RI
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Karo Humas dan Protokol Setda NTT, Dr. Marius Jelamu, M.Si 

 
Masyarakat NTT Diimbau Doa Bersama Untuk Kelancaran Pelantikan Presiden Wakil Presiden RI

POS-KUPANG.COM | KUPANG.COM -- Seluruh masyarakat Provinsi Nusa Tenggata Timur (NTT) diimbau untuk melaksanakan doa bersama untuk kelancaran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. 

Himbauan ini disampaikan Pemerintah Provinsi NTT menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 111/11285/SE tertanggal 15 Oktober 2019 tentang Himbauan Melaksanakan Kegiatan Doa Bersama.

Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTT Dr Marius Jelamu kepada wartawan dalam jumpa pers yang digelar di Kantor Gubernur NTT pada Kamis (17/10/2019) petang mengatakan pemerintah provinsi mengharapkan seluruh elemen masyarakat untuk mendoakan kesuksesan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024 yang akan dilaksanakan pada Minggu (20/10/2019).

Selain itu, menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan dan kedamaian dalam rangka kelancaran pelaksanaan pelantikan dan mendukung kepemimpinan nasional. 

"Terkait pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2019, sebagaimana juga dihimbau secara nasional supaya kita menjaga keamanan, kedamaian dan persaudaraan dan juga pemerintah provinsi mengharapkan seluruh elemen masyarakat Nusa Tenggara Timur menjaga melaksanakan doa bersama dalam rangka menyukseskan pelantikan masa bakti 2019-2024," kata Jelamu.

Menteri dalam negeri, jelas Jelamu, juga telah mengirim surat kepada gubernur dan bupati seluruh indonesia termasuk NTT agar mulai besok dan beberapa hari kedepan,  melaksanakan kegiatan doa bersama sesuai ajaran agama masing masing untuk keselamatan dan keberlangsungan bangsa dan negara kita kedepan.

"Besok di Monas Jakarta diselenggarakan doa bersama komunitas lintas agama dan penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan doa bersama ini akan berlangsung pada pukul 10.00 WIB di Jakarta," kata Jelamu. 

Ia mengatakan, sebagai bagian dari bangsa, tentunya masyarakat NTT juga berharap bahwa pembangunan nasional akan lebih berkembang di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi dan wakil Presiden KH Ma'ruf Amin.

"Kiranya di bawah kepemimpinan beliau berdua bangsa dan negara semakin maju, kompetitif, duduk sama tinggi dengan bangsa lain," katanya. 

"Karena beliau berdua didukung oleh seluruh rakyat indonesia termasuk rakyat NTT, karena itu  mari kita ciptakan suasana yang nyaman dan sejuk, mari berdoa bersama," tambahnya.

Sesuai dengan edaran Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, doa bersama dalam rangka keselamatan bangsa oleh komunitas Lintas agama dan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa akan dilaksanakan pada Jumat 18 Oktober 2019 pukul 10.00 WIB Lapangan Monas Jakarta.

Karenanya, pemerintah menghimbau, pertama mendorong partisipasi aktif warga masyarakat secara ikhlas untuk melaksanakan kegiatan doa bersama yang bertujuan demi keselamatan bangsa dan kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis lahir batin, dan mendoakan kelancaran pelantikan presiden dan wakil presiden RI serta mendoakan kelancaran kepemimpinan nasional 2019-2024 untuk indonesia maju dan sejahtera.

Masih Suka Tahan Pipis? Terasa Dampaknya Waktu Tua

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat Terima Tawaran Menjadi Menteri

Kedua kegiatan doa bersama tersebut dilaksanakan pada Jumat (18/10/2019) di rumah ibadah sesuai keyakinan masing masing, dan ketiga bagi umat beragama islam doa bersama dilaksanakan bersamaan dengan shalat jumat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved