Timotius Liko Minta Masyarakat Nagekeo Periksa Mata di Puskesmas

Kabid Timotius Liko minta masyarakat Kabupaten Nagekeo periksa mata di Puskesmas

Timotius Liko Minta Masyarakat Nagekeo Periksa Mata di Puskesmas
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Kadinkes Nagekeo, drg. Ellya Dewi, MPH 

Kabid Timotius Liko minta masyarakat Kabupaten Nagekeo periksa mata di Puskesmas

POS-KUPANG.COM | MBAY - Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Dinkes Nagekeo, Timoteus Liko, S.KM, meminta masyarakat mendatangi fasilitas kesehatan untuk memeriksa mata.

Timoteus mengatakan bahwa memang selama ini masyarakat kurang menyadari bahwa pentingnya menjaga kesehatan mata.

Empat Patok Batas Negara Indonesia-Timor Leste Hilang, Ini Reaksi TNI di Perbatasan

Ia menyebutkan tahun 2016 Pemda Nagekeo sudah melaksanakan operasi Katarak di Ende dan itu melalui skrining dari Puskesmas yang ada di Kabupaten Nagekeo.

"Selama ini secara umum belum kita dapat data penyakit mata secara rutin dari Puskesmas. Mungkin karena kasusnya jarang terjadi di Puskesmas kecuali ada kasus tertentu tapi biasanya langsung rujuk. Kalau di RSD Aeramo ada," ungkap Timotius, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (16/10/2019).

"Kalau tahun 2016 itu ada 29 orang yang Katarak. Itu dioperasi di Ende dan waktu itu pemerintah membantu fasilitasi," sambung Timo.

Kecolongan di Babak Kedua, Persib Bandung Gagal Kalahkan Borneo FC di Stadion Si Jalak Harupat

Timo menjelaskan memang harus dilakukan sosialisasi secara intens dan edukasi dini kepada masyarakat. Jika deteksi dini maka disarankan agar ke fasilitas kesehatan.

Ia mengatakan Puskesmas-Puskesmas siap melakukan pemeriksaan. "Kami hanya dibidang pelayanan. Kalau skrining itu ada dibidang P2P mereka yang turun lapangan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Nagekeo, drg. Ellya Dewi, MPH, menjelaskan masyarakat harus diberi edukasi secara rutin.

Ia menjelaskan hampir semua Puskesmas di Nagekeo memiliki dokter umum. Sehingga ketika ada yang datang skrining bisa dilakukan di setiap Puskesmas.

"Kita ada dokter umum setiap Puskesmas. Data kita dapat dari Puskesmas untuk sementara kita belum dapat data, dan hasil skrining belum tentu Katarak. Karena yang menentukan Katarak itu ada dokter ahli mata yang tangani. Di RSD Aeramo sudah ada dokter mata," ungkap drg. Ellya Dewi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved