DPRD NTT Dukung Pembentukan BNN di Kabupaten

maraknya kasus narkoba sudah sangat mengganggu. Karena itu kehadiran BNN di kabupaten maupun kota di NTT sangat didukung.

DPRD NTT Dukung Pembentukan BNN di Kabupaten
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Kristien Samiyati Pati,S.P

DPRD NTT Dukung Pembentukan BNN di Kabupaten

POS-KUPANG.COM|KUPANG --DPRD NTT mendukung pembentukan kantor BNN di kabupaten dengan tujuan dapat mencegah dan mengatasi masalah narkoba. 

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Kristien Samiyati Pati,S.P, Selasa (15/10/2019).

Menurut Kristien, maraknya kasus narkoba sudah sangat mengganggu. Karena itu kehadiran BNN di kabupaten maupun kota di NTT sangat didukung.

"Kami dukung kehadiran BNN di kabupaten, karena NTT secara geografis berada di daerah perbatasan, baik berbatasan langsung dengan Timor Leste maupun Australia.

Posisi ini berpeluang sebagai pintu masuknya narkoba ke NTT," kata Kriatien.

Dijelaskan, posisi beberapa kabupaten di NTT sangat terbuka sehingga menjadi pintu masuk barang haram tersebut, baik melalui darat,udara maupun laut.

"Untuk itu kita harapkan BNN harus hadir di wilayah-wilayah tersebut. Bahkan, kita juga harapkan BNN melakukan sweeping untuk mengawasi agar jangan sampai kecolongan masuknya barang yang sangat berbahaya ini," katanya.

Politisi Partai NasDem NTT ini mengatakan, maraknya peredaran narkoba di NTT sudah masuk sampai sekat-sejat kehidupan masyarakat, bahkan di dunia pendidkan juga telah terancam dengan kasus narkoba.

"Jika sudah masuk di sekolah, maka sebagai DPRD NTT harapkan, pemerintah, BNN, polri ,orang tua, tokoh agama dan semua elemen turut bertanggungjawab untuj atasi masalah ini. Lembaga pendidikan itu ada aset-aset generasi penerua bangsa yabg perlu diaelamatkan dari bahaya narkoba," katanya.

Dikatakan, semua elemen masyarakat jangan menganggap remeh dengan masalah narkoba, apalagi jika telah masuk di sekolah dana akan merusak mental dari anak sekolah .

"Jadi perlu penanganan serius dari semua elemen, baik pemerintah, aparat keamanan, BNN, tokoh agama, pihak sekolah, para orang tua. BNN juga harus terus -menerus mensosialisasikan tentang bahaya narkoba terhadap masyarkat. Kita perlu serius melihat kondisi yang sedang marak dan sungguh mengganggu ini," ujarnya.

Obsesi Gila Pria Ini Suntik Silikon ke Alat Kelaminnya Kondisinya Tragis Lihat Foto-fotonya, Ngeri!

BREAKING NEWS : 3 Orang Tewas, Lakalantas Maut Memakan Korban di Jalan Timor Raya Camplong

Kristein juga mengakui sudah ada perda tentang narkoba, sehingga dirinya meminta pemerintah untuk serius dan mendukung jalannya perda ini sebagai wujud memerangi narkoba di NTT.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved