Karier Suami Hancur,Istri Hanya Menangis,Sebelumnya Angkuh Berseloroh:Saya Anak TNI & Cucu Polisi!

Karier Suami Hancur,Istri Hanya Menangis,Sebelumnya Angkuh Berseloroh:Saya Anak TNI & Cucu Polisi!

Karier Suami Hancur,Istri Hanya Menangis,Sebelumnya  Angkuh Berseloroh:Saya Anak TNI & Cucu Polisi!
Kolase/Facebook via Tribun Medan
Irma Zulkifli Nasution istri Dandim Kendari Kolonel Hendi kasus nyinyir wiranto 

Karier Suami Hancur,Istri Hanya Menangis,Sebelumnya Angkuh Berseloroh:Saya Anak TNI & Cucu Polisi!

 POS KUPANG.COM -- Gara-gara postingan nyinyirnya di media sosial, istri dari Dandim kendari harus menerima akibatnya.

Sang suami yang bernama Kolonel Hendi Suhendi terpaksa harus menerima jabatannya sebagai Dandim Kendari dicopot.

Kala Hendi Suhendi dicopot jabatannya, sang istri tampak tertunduk sedih.

Matanya berkaca-kaca saat pemberian ucapan dari personel Kodim dan Korem, serta ibu-ibu anggota Persit Kendari.

Melansir dari Tribun Bogor pada Sabtu (12/10/2019), pencopotan jabatan tersebut karena ada pelanggaran sapta marga di tubuh TNI.

Hal itu sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014 Pasal 8a dan Pasal 9.

Hendi Suhendi juga dikenakan hukuman disiplin militer selama 14 hari, dan penahanan ringan.

Kasus tersebut berbuntut panjang karena sang istri yang bernama Irma Zulkifli Nasution, tampak tak bijak dalam menggunakan media sosial.

IPDN, istri mantan Komandan Kodim 1417 Kendari Kolonel Kav Hendi Suhendi, memegang tangan suaminya usai Upacara Sertijab Komandan Kodim 1417 Kendari di Aula Tamalaki Korem 143 Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (12/10/2019). Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi mengatakan akan menyerahkan kepada pihak kepolisian kasus istrinya yang diduga melanggar UU ITE akibat komentar di media sosial tentang penyerangan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.
IPDN, istri mantan Komandan Kodim 1417 Kendari Kolonel Kav Hendi Suhendi, memegang tangan suaminya usai Upacara Sertijab Komandan Kodim 1417 Kendari di Aula Tamalaki Korem 143 Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (12/10/2019). Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi mengatakan akan menyerahkan kepada pihak kepolisian kasus istrinya yang diduga melanggar UU ITE akibat komentar di media sosial tentang penyerangan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. (ANTARA FOTO/JOJON via Kompas.com)

Sebelumnya, melalui akun Facebook miliknya, Irma mengunggah postingan yang berbau nyinyir terkait dengan penusukan yang menimpa Menko Polhukam Wiranto.

Halaman
1234
Editor: Alfred Dama
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved