Investor Kagumi Pesona Ngada, Ini Kata Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi

Para Investor mengagumi pesona Kabupaten Ngada, ini kata Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi

Investor Kagumi Pesona Ngada, Ini Kata Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana saat wagub Josef mengunjungi Wolobobo di Golewa Kabupaten Ngada, Jumat (11/10/2019). 

Para Investor mengagumi pesona Kabupaten Ngada, ini kata Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi

POS-KUPANG.COM | BAJAWA - Pejabat Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, melakukan kunjungan kerja di Ngada sejak Jumat (11/10/2019) hingga Sabtu (12/10/2019).

Wagub Josef hadir dalam diskusi terbatas bersama Dirjen Energi Baru dan Terbarukan Kementerian ESDM RI, Fransiskus Xaverius, sejumlah investor, Bupati Ngada Paulus Soliwoa, Ketua Tim Penggerak PKK NTT, Julie Sutrisno Laiskodat, Wakil Ketua Tim PKK NTT, Maria Djogo, Ketua tim PKK Ngada, Kurnianty Soliwoa serta tamu undangan lainnya di Aula Setda Ngada.

43 Tim Bola Voli Ramaikan Invitasi Turnamen Bola Voli Piala Rektor Unwira Kupang XV

Usai diskusi, seluruh rombongan meninjau lokasi kawasan wisata puncak Wolobobo di Golewa. Wolobobo dikenal dengan sebutan "Negeri Diatas Awan" karena pesonanya luar biasa.

Wagub NTT, Josef Nae Soi, rupanya sangat mengagumi pesona Wolobobo tersebut.

"Ada satu kalimat yang mengagumkan, yaitu luar biasa tempat ini," ujar Wagub Josef.

"Saya sampaikan terima kasih kepada pa Dirjen Energi Baru dan Terbarukan (Fransiskus Xaverius) yang sudah membawakan sejumlah investor untuk datang melihat bagaimana melihat keindahan alam di Ngada ini," ungkap Wagub Josef.

Julie Sutrisno Ingin Ngada Menjadi Pilot Project Pengembangan Pariwisata NTT

Wagub Josef menerangkan para investor nantinya akan membantu untuk menginvest di Ngada. Untuk memanfaatkan keindahan alam yang luar biasa supaya masyarakat bisa mendapatkan income bersama pemerintah.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi NTT pasti akan mendukung dan mensuport proses ini. Tetapi investasi itu harus kerjasama dengan masyarakat. Tidak boleh dimiliki oleh investor.

"Kerjasama sampai 100 tahun tidak apa-apa. Tapi rakyat tetap memiliki tanah itu. Itu yang namanya saling menghidupkan," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved